SuaraSumut.id - Polda Aceh mengingatkan agar tidak warga menggelar acara nonton bareng Piala Eropa 2020. Larangan itu menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19.
"Jangan nonton bareng agar kita tidak menjadi penular atau yang tertular," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, dilansir dari Antara, Jumat (11/6/2021).
Ia menjelaskan, dengan nonton bareng maka akan menciptakan kerumunan. Padahal, pemerintah sekarang ini terus berupaya mencegah terjadinya kerumunan.
"Kerumunan merupakan potensi menularkan Covid-19. Untuk itu, mari kita cegah penyebaran virus Corona dengan tidak menonton bareng kejuaraan sepak bola tersebut," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat Aceh untuk bersama-sama memutus penularan dan penyebaran COVID-19. Caranya sederhana, tetap menaati protokol kesehatan.
"Tetap disiplin dan terapkan perilaku 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Nekat Buat Acara Nobar Piala Eropa 2020, Siap-Siap Dibubarkan Polresta Yogyakarta
-
Daftar Pemain Portugal di Euro 2020: Skuad Tangguh Pertahankan Piala Eropa
-
Daftar Pemain Veteran di Euro 2020 yang Pensiun usai Piala Eropa
-
Sejarah Euro atau Piala Eropa, Anda Wajib Paham Sebelum Euro 2020 Digelar
-
Profil Timnas Belgia di Piala Eropa 2020: Daftar Pemain hingga Prestasi di Euro
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pembangunan 103 Hunian Tetap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei
-
Driver Ojol di Medan Tewas Tertabrak Kereta Api, Korban Terpental ke Kandang Ternak
-
Smartfren Fun Run 5G Medan Dukung Gaya Hidup Sehat dan Perkuat Pengalaman Digital
-
Isu Asesmen Jabatan di Pemkot Medan Picu Polemik, Ansor Soroti Kinerja Wali Kota
-
Dokter Mogok Massal, 13 Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup