SuaraSumut.id - Kondisi dua bocah kakak adik di Medan ini sangat memprihatinkan. Tubuh keduanya mengalami penyakit aneh dengan kulit yang mengelupas.
Kedua bocah itu bernama Haikal (8) dan adiknya perempuan Zakira (3). Video yang memperlihatkan kondisi keduanya viral di media sosial. Dalam unggahan itu, keduanya tampak berdoa agar diberikan rezeki dan segera dapat berobat.
"Ya allah, berikan kami rezeki. Agar bisa beli susu, beli jajan dan tolong kami berobat, biar kami cepat sembuh," kata sang adik Zakira.
Sang ibu bernama Nisa (27) mengaku, sejak kecil kedua anaknya sudah mengalami penyakit kulit. Hal bermula dari benjolan kecil yang muncul pada kulit.
"Tapi masih belum separah yang sekarang," kata Nisa, Sabtu (3/7/2021).
Benjolan pada kulit mulai menyebar ke sekujur tubuh seiring bertambahnya usia keduanya. Selain membesar, benjolan itu mengelupas dan mengeluarkan cairan dan kerap membuat keduanya meringis kesakitan.
"Kadang kalau lagi sakit, sakit kali. Kalau udah terkelupas pasti pedih dan orang ini terus menangis menahan rasa sakitnya," ungkapnya.
Dampak dari benjolan yang pecah, kata Nisa, menyebabkan anggota tubuh anaknya menjadi cacat. Seperti jari yang yang rusak dan kuku yang mengelupas.
"Padahal saat lahir kondisinya normal kok. Kalau sekarang maaf cakapnya udah cacat," bebernya.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Hidup Emmy Hafid Wafat Usai Dirawat di RS Pondok Indah
Upaya untuk menyembuhkan kedua buah hatinya telah dilakukan dengan membawa ke beberapa rumah sakit. Namun anehnya sampai saat ini tidak diketahui apa penyakit yang diderita kedua bocah itu.
Setiap rumah sakit yang didatanginya untuk berobat selalu memberikan penjelasan yang berbeda-beda pula.
"Ada yang bilang virus kucing, ada kanker dan ada pula yang bilang penyakit turunan," ungkapnya.
Selain itu, kendala biaya menjadi hal yang dihadapi Nisa. Sehingga kedua buah hatinya kerap menahan perih kesakitan lantaran tidak lagi menjalani pengobatan. Apalagi, kata Nisa, dirinya bukan warga asali Kota Medan, melainkan perantau dari Kabupaten Mandailing Natal.
"Biaya jadi kendala, karena tidak sanggup bayar BPJS, bukan belum diurus," jelasnya.
Saat ini ia mengaku tidak sanggup membiayai perobatan anaknya. Terlebih suaminya hanya seorang buru tani. Penghasilannya hanya cukup bagi biaya hidup dan membeli susu Zakira.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Promo BRI Kartu Kredit: Diskon 25% di Boost dengan Tap to Pay
-
Cekcok Berujung Maut, Pria di Sibolga Ditusuk hingga Tewas
-
Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting
-
Kecoa Sering Keluar dari Saluran Air Kamar Mandi? Ini Cara Membasmi-Mencegahnya Datang Lagi
-
Harga Cabai Merah-Rawit di Sumut Semakin Pedas, Tembus Rp 80 Ribu per Kg