SuaraSumut.id - Teddy Gusnaidi mengungkap alasan Covid-19 tidak turun saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa sebagai Presiden.
Politisi sekaligus pegiat sosial mengaku, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini karena tuhan mengetahui bahwa Presiden Jokowi yang mampu mengatasinya
Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini menilai, pandemi Covid-19 baru terjadi sekarang ini lantaran Allah mengetahui bahwa hanya Presiden Joko Widodo yang mampi mengatasinya.
"Kenapa Covid-19 tidak diturunkan Allah di zaman SBY? Mungkin Allah tahu hanya pak Jokowi yang mampu menghadapi pandemi ini di Indonesia," kata Mantan Dewan Pakar PKPI ini, dilansir dari Hops.id, Kamis (8/7/2021).
Baca Juga: Tak Hanya Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Polisi Juga Ciduk Sopir Mereka yang Konsumsi Sabu
Teddy juga menjelaskan alasan di balik Covid-19 tidak terjadi saat SBY menjadi Presiden. Berdasarkan catatan selama SBY berkuasa, ia tidak mampu mengurus atau bahkan mengatasi masalah sebesar ini.
“Karena secara histori selama 10 tahun, SBY tidak punya kemampuan mengurus hal yang tidak sebesar ini,” imbuhnya.
Ia juga menanggapi soal PPKM darurat yang dilaksanakan rakyat Indonesia atas perintah Presiden Joko Widodo. Teddy menyarankan Jokowi dan koordinator pelaksanaan PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan agar segera menutup sejumlah akses jalan.
Nantinya masyarakat tidak bisa dengan bebas melalui jalan-jalan tersebut, kecuali ada kepentingan untuk ke Rumah Sakit. Jika hal itu tidak dilaksanakan maka bisa dipastikan PPKM darurat yang dicanangkan pemerintah bakal gagal dan mubazir.
Teddy juga menjelaskan soal kondisi petugas di lapangan dan tenaga kesehatan yang semakin kewalahan dalam memerangi angka positif Covid-19. Terlebih kalau jalan tidak ditutup, petugas juga keteteran dalam mengatasi kerumunan orang yang muncul akibat penjual makanan.
Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Tim Bulutangkis Indonesia Terbang ke Jepang Malam Ini
"Petugas dilapangan akan keteteran, penjual makanan akan muncul dan terjadi penumpukan orang," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Ada Blocking dari Tamu Open House Jokowi dan Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatan Siapa Masuk Geng Mana
-
Ini Kata AHY Soal Peluang Pertemuan Prabowo, SBY dan Megawati Usai Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter
-
Ancam Bunuh Ibu Kandung, Pria di Medan Diamuk Warga