SuaraSumut.id - Kemenag Sumatera Utara mengeluarkan panduan pelaksanaan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban saat PPKM darurat di Medan.
Kepala Bagian Umum dan Humas Kemenag Sumut Muhammad Yunus mengatakan, rumah ibadah tetap dibuka selama PPKM darurat di Medan, namun tetap dengan protokol kesehatan secara ketat. Untuk itu, salat berjamaah Idul Adha disarankan dilakukan di rumah.
"Pertama sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Agama nomor 15 tahun 2001, aturan rumah ibadah di zona merah tetap dibuka tetap dilaksanakan azan, yang tidak hanya salat berjamaah, untuk salat Idul Adha diharapkan itu salat berjamaah di rumah masing-masing khususnya yang zona merah seperti di Kota Medan," katanya, Senin (12/7/2021).
Untuk zona hijau dan kuning, kata Yunus, diperbolehkan untuk tetap melaksanakan salat berjamaah seperti biasa.
"Tapi dengan penerapan protokol kesehatan, jadi jemaah itu 30 persen, misal masjid yang muat seratus orang, jadi tiga puluh persen, sekitar tiga puluh orang," katanya.
Selain itu, pelaksanaan malam takbiran masyarakat tetap diadakan di rumah dan masjid. Sedangkan konvoi dilarang.
"Malam takbiran untuk diadakan cukup satu orang aja di masjid silahkan, di rumah silahkan itu juga dibatasi sampai jam 10 malam, konvoi tidak dibenarkan," jelas Yunus.
Pelaksanaan pemotongan kurban Idul Adha
Sementara itu, pemotongan hewan kurban selama Hari Raya Idul Adha disarankan untuk dilakukan di rumah potong hewan.
Baca Juga: Puluhan Massa Aksi Pendukung Habib Rizieq Diciduk Usai Rusak Mobil Polisi
"Korban itu kan disediakan waktu pertama tanggal 10, 11, 12, 13, di Hari Tasyrik, supaya tidak menumpuk gitu, kita berharap penyembelihan hewan kurban itu di rumah potong hewan dengan diatur waktu yang empat hari supaya bisa tidak terlalu menumpuk hewan kurban," kata Yunus.
Seandainya di rumah kurban tidak memungkinkan bisa dilakukan di halaman masjid tapi dengan protokol kesehatan.
"Tidak terlalu banyak orang. Kalau lembu kan tujuh orang, yang menyaksikan ya boleh boleh saja tujuh orang sama yang motong satu orang. Selama ini kan banyak masyarakat yang menyaksikan motong, berkerumun ini diusahakan dihindari," katanya.
"Kemudian sesuai dengan anjuran Menteri Agama harus koordinasi dengan Pemkab Kota setempat dan Gugus Tugas Covid-19," sambungnya.
Kemenag Sumut mengimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Dalam rangka menghadapi Idul Adha marilah sama sama kita mengikuti aturan pemerintah dengan kondisi sekarang ini, kondisi kesehatan (wabah) tidak memungkinkan kita (melaksanakan secara normal), ikuti aturan protokol kesehatan, kita tetap bisa beribadah tapi kita ikut aturan Prokes," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kantor Pemprov Lampung Sepi, Diberlakukan WFH 100 Persen selama PPKM Darurat
-
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah Jelang Hari Raya Idul Adha 2021
-
Ketua DMI JK Imbau Warga Jakarta Tak Salat Idul Adha di Masjid, Masih Zona Merah
-
Salat Idul Adha di Daerah PPKM, Ini Maklumat MUI Sumbar
-
Ridwan Kamil Minta Potong Kurban Online saat Idul Adha: Pakai Zoom saat Sembelih
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki