SuaraSumut.id - Universitas Sumatera Utara (USU) menerima sebanyak 2.889 mahasiswa baru TA 2021/2022 dari jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM).
Pengumuman nama peserta yang lulus dimuat pada laman https://pengumuman.usu.ac.id/smm2021, pada Sabtu (17/7/2021) malam.
Kepala Kantor Humas, Protokoler dan Promosi USU Amalia Meutia mengaku,mahasiswa yang lulus ini adalah mereka yang ujiannya diselenggarakan pada 4 hingga 9 Juli 2021 lalu.
"2.889 mahasiswa yang lulus tersebut merupakan bagian dari 8.999 peserta SMM yang mengikuti seleksi pada tahun ini, terdiri dari 4.654 peserta kelompok ujian IPA, 3498 peserta kelompok ujian IPS dan 847 peserta kelompok ujian IPC. Adapun hasil ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Program Diploma (SPMPD) akan diumumkan pada tanggal 22 Juli 2021 mendatang," katanya, Minggu (18/7/2021).
Baca Juga: Warga Sedang Hadapi Tekanan Hidup, Anis Matta: Hentikan Kekerasan saat Tegakkan PPKM
SPMPD merupakan jalur terakhir yang bisa digunakan oleh para alumni SMA/SMK untuk menjadi mahasiswa USU pada Tahun Akademik 2021/2022 yang proses perkualiahannya akan dimulai Agustus nanti.
Bagi para peserta SMM yang telah dinyatakan lulus dapat melakukan registrasi dan submit berkas secara online pada tanggal 19 hingga 23 Juli 2021, melalui laman https://registrasi.usu.ac.id.
"Sementara untuk pengiriman berkas registrasi melalui Pos juga pada tanggal yang sama yakni 19 hingga 23 Juli 2021 dan dialamatkan ke Biro Akademik Universitas Sumatera Utara. Kita mengimbau kepada seluruh peserta SMM yang telah lulus untuk membaca dan memerhatikan dengan cermat seluruh prosedur pendaftaran yang termuat pada laman https://registrasi.usu.ac.id," paparnya.
“Kami berharap agar seluruh peserta SMM yang lulus dapat menaati seluruh jadwal yang tertera dengan baik. Jangan sampai terlambat karena hal itu akan mempengaruhi kelulusan peserta yang bersangkutan, di mana status lulusnya dapat dibatalkan,” pungkas Amalia.
Wakil Rektor I USU Dr Edy Ikhsan menambahkan, pada 2021 ini program studi yang menjadi favorit para peserta ujian masih relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk ujian IPA Ilmu Kesehatan Masyarakat, Kedokteran masih tinggi. Untuk IPS tertinggi axalah Ilmu Hukum.
Baca Juga: Disebut Adik Vanessa Angel, Mayang Sary Bikin Pengakuan Mengejutkan
"Untuk kelompok ujian IPA prodi favorit adalah Ilmu Kesehatan Masyarakat 1.458 orang, Pendidikan Dokter 1.310 orang dan Teknologi Informasi 1.230 orang. Sementara kelompok ujian IPS, prodi favorit adalah Ilmu Hukum 2.138 orang, Manajemen 1.767 orang dan Psikologi 1.134 orang," jelasnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Berburu Takjil di Kota Medan, Netizen: Aura Presiden Tak Kunjung Hilang
-
Seret Nama Bobby Nasution, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan usai AGK Meninggal di Tahanan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Medan saat Mudik Lebaran 2025 yang Terpercaya
-
Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran
-
9 Rekomendasi Wisata di Danau Toba, 'Surga' Tersembunyi yang Menarik Dijelajahi
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter