SuaraSumut.id - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM setiap tahunnya memberikan remisi (pemotongan masa tahanan) kepada narapidana yang menjalankan hukuman.
Komisi Pengawas dan Perlindungan Anak (KPPA) Aceh menolak adanya remisi bagi narapidana kasus kekerasan seksual.
Pasalnya, remisi terhadap predator seks dapat merusak nilai keadilan bagi korban, apalagi di saat rehabilitasi korban masih belum tuntas.
"KPPAA menolak apabila remisi diberikan kepada narapidana terkait kasus kekerasan seksual terhadap perempuan maupun anak," kata Komisioner KPPAA Firdaus D Nyak Idin, melansir Antara, Kamis (12/8/2021).
Ia mengatakan, saat ini tingkat keberpihakan pada korban juga semakin menurun. Keadilan juga masih jauh dirasakan korban. Untuk itu, sudah seharusnya narapidana kasus seksual tidak diberikan fasilitas remisi.
"KPPAA berharap agar Kemenkumham dapat membatalkan jika ada rencana remisi bagi narapidana kasus kekerasan perempuan dan anak. Baik itu pelecehan seksual, pemerkosaan maupun sodomi," katanya.
KPPAA juga memberi saran semestinya dalam rangka HUT RI ke-76, Kemenkumham bersama lintas sektor lebih baik memberikan perhatian kepada anak korban kekerasan seksual.
"Kita menyarankan dan berharap pemerintah memberi fasilitas hari raya kemerdekaan bagi anak yang berada di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak). Bukan sebaliknya remisi terhadap narapidana," tukasnya.
Baca Juga: Antre Isi Ulang, Warga Syok Tabung Oksigen Meledak hingga Makan Korban
Tag
Berita Terkait
-
Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Niko Al Hakim Takut: Kesannya Gue Mesum
-
Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur
-
Dugaan Pelecehan Seksual Dokter ke Perawat di Tanah Datar, IDI Sumbar Tegaskan Soal Ini
-
Kris Wu Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual kepada Anak 12 Tahun
-
Tiara Andini Dihujat Netizen usai Tanggapi Pelecehan Seksual
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia