SuaraSumut.id - Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria yang diketahi berprofesi sebagai penjual ikan asin ketika ia selesai menunaikan salat di Masjid Taqwa Sigiring-giring, Padangsidimpuan, Sabtu (15/8/2021).
Pria yang diamankan Densus 88 tersebut diketahui berinisial IH (40). Ia merupakan warga Jalan HM Din, Lingkungan I, Kelurahan Kayu Ombun, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Pria tersebut biasa berjualan ikan asin di Pasar Ucok Kodok Kota Padangsidimpuan bersama istrinya, YMS (42).
Berdasarkan keterangan dari Kepala Lingkungan (Kepling) I, Jul Harahap (54), IH diamankan Densus 88 sekitar pukul 13.15 WIB. Penangkapan itu sendiri juga melibatkan personel Polres Padangsidimpuan.
Jul Harahap mengatakan, usai diamankan, IH yang memiliki tiga orang anak itu langsung dibawa menuju Batalyon C Satbrimob Polda Sumut di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Pihak Densus 88 juga sempat melakukan penggeledahan di kediaman IH guna mencari barang bukti yang bisa diamankan.
Dari kediaman IH, diduga kuat Densus 88 mengamankan beberapa barang bukti antara lain, buku mengenai ajaran jihad, 1 unit sepe damotor, 2 unit mobil, dan telepon seluler 5 unit.
Masih keterangan Kepling, penangkapan itu merupakan serangkaian pengembangan terduga teroris berinisial, G, yang diamankan tak jauh dari kediaman IH, pada Senin (22/3/2021) lalu.
Di mana, saat diamankan, G sempat menitip mobil miliknya di gudang IH.
Baca Juga: Lagi! Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Banten dan Jabar
Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, SIK MH, kepada awak media benarkan adanya peristiwa penangkapan IH.
Namun, dirinya tidak bisa memberi keterangan lebih lanjut, lantaran IH langsung diboyong ke Jakarta guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan