- Warga Gang Seroja, Medan, menemukan mayat perempuan berusia 20 tahunan terbungkus goni dalam boks plastik.
- Boks plastik tersebut diduga diletakkan oleh seseorang yang mengenakan jaket ojek daring di pinggir gang sebelum ditemukan warga.
- Polisi telah mengantongi identitas korban dan sedang menghubungi pihak keluarga sambil menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian.
SuaraSumut.id - Penemuan mayat dalam boks plastik di Medan menggegerkan warga Gang Seroja, Jalan Menteng VII, pada Selasa, 10 Maret 2026. Wadah kotak plastik berwarna putih biru berisi jasad manusia yang dibungkus goni.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, boks plastik tersebut sempat terlihat dibawa oleh seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan jaket ojek online sebelum akhirnya diletakkan di lokasi penemuan.
Seorang warga bernama Suardin mengaku sempat memperhatikan keberadaan boks tersebut. Menurutnya, beberapa warga juga melihat seseorang yang diduga pengemudi ojek online datang dan menurunkannya di pinggir gang.
“Banyak warga yang lihat ada ojol bawa boks itu ke sini. Terus diletakkan saja di sini,” katanya.
Awalnya, warga mengira boks plastik tersebut hanya berisi barang biasa. Namun rasa penasaran membuat Suardin mencoba membuka penutup wadah tersebut.
Dirinya pun terkejut ketika melihat isi di dalamnya. Saat dibuka, ternyata terdapat sesosok mayat yang dibungkus menggunakan karung goni.
“Pas saya buka, ternyata mayat di dalam goni,” tuturnya.
Suardin mengatakan dirinya tidak dapat memastikan apakah korban mengalami mutilasi atau tidak, karena kondisi jenazah masih terbungkus sebagian. Namun ia melihat adanya bercak darah pada tubuh korban.
“Kalau dimutilasi atau tidak saya belum tahu. Tapi saya lihat ada bercak darah,” ujarnya.
Penemuan mayat tersebut dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar. Warga yang mendengar kabar itu langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat situasi. Lantas, apakah mayat yang berada di dalam box plastik itu merupakan mayat korban pembunuhan?
Personel dari Polsek Medan Area bersama Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan telah mendatangi melakukan olah TKP, mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memasang garis polisi.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan mayat di dalam boks plastik tersebutberjenis kelamin perempuan.
"Jenis kelamin dari pemeriksaan awal adalah perempuan umur 20 tahunan," katanya.
Bayu menjelaskan kondisi mayat dalam posisi utuh, bukan dimutilasi. Jenazah korban terbalut karung dan kain di dalam kontainer boks plastik.
"Ada sebagian karung dan kain yang digunakan untuk membungkusnya. Ada dugaan tindakan (pembunuhan), tapi kami belum mau berspekulasi," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir