- Puluhan siswa MTsN 2 Kisaran mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari SPPG Polres Asahan pada Senin.
- LBH Medan mendesak Polda Sumut menyelidiki kasus tersebut guna menghindari konflik kepentingan akibat keterlibatan Polres Asahan.
- Ombudsman mencatat 870 siswa keracunan sejak 2025, sementara ratusan SPPG di Sumut belum memiliki sertifikat sanitasi.
SuaraSumut.id - Puluhan siswa MTsN 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (14/9/2026).
Peristiwa tersebut kembali menambah daftar kasus dugaan keracunan MBG di Sumut. Sebelumnya, kasus serupa terjadi di Kabupaten Karo pada Agustus 2026 dan mendapat perhatian luas karena ratusan siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.
Dalam kejadian di MTsN 2 Kisaran, sejumlah siswa dilaporkan mengalami mual, sakit perut hingga pusing setelah mengonsumsi makanan MBG.
Menu yang disantap para siswa disebut terdiri dari ayam rendang, acar sayur dan buah. Puluhan siswa kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Kisaran.
Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, menyatakan keprihatinan sekaligus mengecam terjadinya dugaan keracunan MBG yang kembali terjadi di Sumut.
Irvan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima LBH Medan, makanan MBG yang didistribusikan kepada siswa MTsN 2 Kisaran diduga berasal dari SPPG yang berada di lingkungan Polres Asahan.
“Keracunan MBG seyogianya diduga merupakan tindak pidana kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka berat sehingga timbul penyakit,” kata Irvan kepada SuaraSumut.id, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, dugaan tersebut perlu segera ditelusuri melalui proses hukum untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa serta pihak yang bertanggung jawab.
LBH Medan juga menyoroti aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Irvan menyebut penyelenggara makanan wajib memastikan pangan yang diproduksi dan didistribusikan memenuhi standar keamanan serta mutu pangan.
Lebih lanjut, Irvan menyampaikan bahwa LBH Medan mendesak Polda Sumut segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus dugaan keracunan MBG di Kabupaten Asahan.
Irvan juga meminta Kapolda Sumut memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut untuk menangani perkara tersebut.
Desakan itu disampaikan karena adanya dugaan keterkaitan SPPG yang mendistribusikan makanan dengan Polres Asahan.
LBH Medan khawatir jika penanganan perkara dilakukan oleh Polres Asahan, dapat muncul konflik kepentingan dalam proses penyelidikan maupun penyidikan.
“Secara hukum, keracunan MBG yang terjadi harus ditangani Polda Sumut karena diduga SPPG yang mendistribusikan MBG kepada siswa MTsN 2 Kisaran berasal dari SPPG Polres Asahan,” ujarnya.
Soroti Kasus Keracunan MBG di Sumut
Berita Terkait
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM
-
Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan
-
Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan
-
Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan
-
Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet
-
Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan
-
Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam