SuaraSumut.id - Perjuangan melawan penjajah dilakukan di seluruh nusantara. Salah satu pahlawan nasional dari Sumatera Utara adalah Sisingamangaraja XII.
Sisingamangaraja XII dengan nama lengkap Patuan Besar Ompu Pulo Batu lahir di Bakkara pada 1845.
Nama Sisingamangaraja XII digunakan pada 1876, setelah diangkat menjadi raja menggantikan ayahnya.
Melansir dari wikipedia, pada Februari 1878 Sisingamangaraja XII mulai melawan Belanda untuk mempertahankan daerah kekuasannya.
Baca Juga: Kritik Rocky Gerung Soal Bamsoet Puji Jokowi, Tuding Negosiasi Presiden dan MPR
Penyerangan dimulai dari pos-pos Belanda di Bakal Batu. Sejak saat itu penyerangan terhadap pos-pos yang lain terus berlangsung.
Namun demikian, Belanda tidak tinggal diam. Pada 1907 Belanda berhasil menambah pasukan dan melakukan penyerangan.
Hal itu membuat Sisingamangaraja XII kewalahan dan terkepung. Sisingamangaraja XII gugur dalam pertempuran melawan Belanda.
Sisingamangaraja XII dikebumikan di Silindung. Makamnya kemudian dipindahkan ke Makam Pahlawan Nasional di Soposurung, Balige.
Berdasarkan Surat Keputusan Pemerintah Republik Indonesia No. 590 tertanggal 19 Nopember 1961, Sisingamangaraja XII digelari Pahlawan Kemerdekaan Nasional.
Baca Juga: Pakai Baju Tulang Bawang dari Lampung, Ini Penampilan Joko Widodo dalam Upacara HUT RI
Pascagugurnya Sisingamangaraja, pasukan Belanda menemukan sebilah pedang yang diduga digunakan oleh Sisingamangaraja. Kini, pedang tersebut telah menjadi koleksi Nationaal Museum van Wereldculturen, Belanda.
Untuk mengenang perjuangannya, Sisingamangaraja XII diabadikan menjadi nama jalan di beberapa kota di Indonesia dan digunakan dalam pecahan uang Rp 1.000.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Biodata Navarone Foor, Pemain Keturunan Belanda-Pulau Kei Tiba-tiba Jadi WNI
-
3 Komentator Belanda yang Remehkan Timnas Indonesia, Disebut Negara Miskin
-
Media Jepang Sebut Indonesia Seperti Tim B Timnas Belanda, Ini Sebabnya
-
Diancam Usai Sebut Timnas Indonesia Tak Layak ke Piala Dunia 2026, Pengamat Belanda Klarifikasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter