SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution merealisasikan rencananya berkantor di kecamatan berstatus zona merah Covid-19.
Bobby mulai berkantor di Kantor Camat Medan Helvetia. Ini sebagai salah satu upaya untuk menekan laju angka penularan Covid-19 di wilayah tersebut.
"Yang saya sampaikan sama saja dengan yang kemarin-kemarin, dalam upaya penanganan Covid-19 dengan empat hal seperti yang disampaikan Presiden. Pertama pembatasan mobilitas, kedua tracing dan testing, ketiga isolasi terpusat (isoter) dan keempat itu vaksinasi," kata Bobby, Rabu (18/8/2021).
Bobby mengatakan, berkantor di Kecamatan Medan Helvetia lantaran kasus terpapar Covi-19 pada 17 Agustus 2021 tertinggi di Kota Medan.
"Kecamatan Helvetia per 17 Agustus 2021 kasusnya tertinggi di seluruh kecamatan di Kota Medan, dari 473 penambahan kasus, 44 kasus itu ada di Medan Helvetia," kata menantu Presiden Jokowi itu.
Kedatangan Bobby untuk membantu camat, lurah dan kepala lingkungan untuk menangani lonjakan kasus harian Covid-19.
Ia berharap, ada penurunan jumlah kasus di Medan Helvetia dengan penerapan empat poin yang menjadi fokus untuk dilakukan ke depan.
Dirinya akan terus berkantor di Kantor Camat Medan Helvetia sampai kasus Covid-19 di kecamatan itu benar-benar menurun.
"Tadi saya sampaikan saya (akan) ngantor disini sampai ada penurunan nih. Kalau ada penurunan kasus Covid-19 perhari, baru saya keluar dari kantor Camat Medan Helvetia," pungkasnya.
Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Diklaim Tak Rusak Ekosistem
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham
-
SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang