SuaraSumut.id - Sebuah truk pengangkut barang menabrak papan reklame di Jalan Nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Insiden itu diduga karena sopir truk mengantuk.
Kasat Lantas Polres Lhokseumawe AKP Vifa Febriana Sari mengatakan, truk bernomor polisi BK 8321 BJ. Pengemudi bernama Wahyu Firmansyah warga Sumatera Utara.
Awalnya truk melaju dari arah Aceh Timur menuju Banda Aceh. Saat di lokasi sopir truk tiba-tiba kehilangan kesadaran karena diduga mengantuk. Akibatnya truk hilang kendali dan menabrak papan reklame hingga ambruk.
"Kejadiannya subuh, sehingga tidak terjadi kemacetan," katanya, melansir Antara, Selasa (24/8/2021).
Peristiwa itu mengakibatkan papan reklame rusak dan tiang beserta kabel Telkom terputus. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.
"Saat ini, truk dan pengemudinya sudah diamankan ke Unit Laka Lantas Polres Lhokseumawe," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Dua Motor di Aceh Tamiang, Dua Tewas-Satu Luka Berat
-
Moge yang Dipakai Ustaz Jefri Al Buchori Kecelakaan Jadi Tontonan Warga Cirebon
-
Jenazah TKI Korban Kecelakaan di Malaysia Tiba di Abdya
-
Kecelakaan di Mal Margo City, Kemnaker Segera Terjunkan Tim Pengawas Bidang K3
-
Kabar Pegulat John Cena Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan, Cek Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital