SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution akan menjadikan lahan eks Taman Ria Medan yang populer era 1990-an menjadi tempat isolasi terpusat atau Isoter.
Hal itu dilakukan Bobby guna memutus rantai penularan Covid-19. Lahan kosong milik Pemkot Medan itu berada di Jalan Gatot Subroto Medan.
"Memang isoter sangat efektif memutus rantai penularan Covid-19. Untuk itu ada satu tempat lagi, ada satu titik lagi untuk kita buka lokasi isoter, yaitu di lahan milik kita di samping Carrefour," kata Bobby, Rabu (8/9/2021).
Bobby mengatakan. lahan itu merupakan aset Pemkot Medan yang sudah lama tidak digunakan dan akan dijadikan tempat isolasi terapi.
Dengan penambahan satu tempat isoter itu akan memaksimalkan penerapan empat poin dalam upaya penanganan Covid-19 di Medan.
"Dalam empat poin itu selain vaksinasi adalah memaksimalkan tersedianya tempat isolasi terpusat (isoter) bahkan hingga ke tingkat lingkungan. Artinya akan menambah jumlah isoter kita selain eks hotel Soechi, P4TK dan kapal terapung," ungkapnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan kapan Isoter ini akan mulai dioperasikan. Isoter itu saat ini, kata Merdohar masih dalam proses pengerjaan.
"Masih proses sampai bagaimanapun persiapannya, tapi itu seperti rumah sakit dadakan. Tapi, memang menggunakan persyaratan sebagai Isoter yang standar, tempat tidur dan segala macam dan tabung oksigen," jelasnya.
Mardohar menyebutkan, penambahan Isoter ini dilakukan untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19. Ia mengatakan, saat ini kasus Covid-19 di Kota Medan sudah menurun.
"Itu untuk mengantisipasi situasi situasi berikutnya, karena kita tahu ada yang naik (kasus) turun lagi, naik, turun lagi," tukasnya.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
Airlangga Hartarto Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain
-
Pandemi COVID-19 Bikin Pasien TBC dan HIV Meninggal Lebih Banyak
-
Kasus Positif Covid-19 Menurun, Kota Padang Kembali ke Zona Hijau
-
Update 8 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 6.731 Jadi 4.147.365 Orang
-
Rumah Isoter Serdang Bedagai Bisa Tampung 60 Pasien Covid-19
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang
-
Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya
-
Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen
-
Kodam Benarkan Prajurit TNI dari Kodim Langkat Ditangkap Terkait 47 Kg Sabu di Pekanbaru
-
Sambut HUT ke-131, BRI Perkuat Komitmen Memajukan Negeri