SuaraSumut.id - Sekitar 4.978 hektare dari 16.991 hektare tanaman pala di Kabupaten Aceh Selatan rusak akibat serangan hama penggerek batang dan jamur akar putih.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Selatan Yulizar mengatakan, serangan itu membuat tanaman pala tersebut tidak bisa lagi berproduksi.
"Serangan hama mengakibatkan ribuan tanaman pala milik masyarakat mati, sehingga menyebabkan produktivitas pala di Aceh selatan terus menurun dan hingga rata-rata menjadi 824 kilogram per hektare per tahun," katanya, melansir Antara, Kamis (7/10/2021).
Yulizar mengatakan, saat ini kebun tanaman pala di kabupaten tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.
Dari 18 kecamatan di Aceh Selatan yang memiliki kebun tanaman pala, yang terluas ada di Kecamatan Meukek. Luas kebun tanaman pala di kecamatan itu mencapai 4.473 hektare.
Dari 4.473 hektare tersebut, 1.738 hektare di antaranya rusak, 2.201 hektare tanaman palanya sudah menghasilkan dan 534 hektare lainnya belum berproduksi dengan rata rata produktivitas mencapai 827 kilogram per hektare per tahun.
Kecamatan Tapaktuan dengan luas kebun tanaman pala mencapai 2.231 hektare. Dari 2.231 hektare tersebut, 841 hektare di antaranya rusak, 517 hektare masih berproduksi, 873 hektare belum menghasilan dan rata rata produktivitas 822 kilogram per hektare per tahun.
"Sedangkan kebun pala paling sedikit ada di Kecamatan Trumon dengan luas hanya satu hektare dengan rata rata produktivitasnya mencapai 500 kilogram per tahun," katanya.
Terkait penanganan hama penggerek batang dan jamur akar putih, Yulizar mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya pengobatan maupun pencegahannya.
"Pengobatan dilakukan dengan berbagai cara dan ada juga menggunakan bahan organik. Sudah ada juga yang berhasil mengobati tanaman pala yang diserang hama penggerek batang dan jamur akar putih. Tapi, ada juga yang gagal," tukasnya.
Baca Juga: PON Papua: Tercepat di Nomor 10.000 Meter Putri, Odekta Elvina Raih Emas Kedua
Berita Terkait
-
5 Tanaman Hias Bunga Terpopuler, Tak Cuma Cantik tapi Juga Menyejukkan Ruangan
-
Mengenal Manfaat Daun Suji, Tanaman Kaya Manfaat
-
Kisah Perempuan Badui dan Tradisi Bercocok Tanam Padi Huma dan Tanaman Palawija
-
Rumah Lebih Estetik, Ini 6 Cara Menghias Rumah dengan Tanaman Hias
-
BPS: NTP September 2021 Naik Tinggi Berkat Tanaman Pangan dan Perkebunan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Guru Agama di Deli Serdang Diamuk Warga Diduga Lecehkan Siswi SD
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman