SuaraSumut.id - Sebanyak 126,21 hektare hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan terbakar sepanjang Oktober 2021. Adapun kerugian diperkirakan mencapai Rp 18 miliar.
Demikian dikatakan Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), melansir Antara, Selasa (19/10/2021).
"Ini data rekapitulasi sepanjang bulan Oktober 2021, ada 32 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Catatan 32 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meliputi Aceh Tengah 12 kali, Bener Meriah dan Aceh Besar, masing-masing empat kali, serta Aceh Barat Daya tiga kali.
Terjadi masing-masing dua kali karhutla di Aceh Selatan, Aceh Barat, dan Nagan Raya serta satu kali kejadian di Bireuen, Gayo Lues dan Kota Lhokseumawe.
Hingga saat ini masih ada karhutla yang belum sepenuhnya padam. Petugas BPBD kabupaten/kota bersama TNI-Polri dan masyarakat terus berjibaku untuk memadamkan api.
Pudsatin BPBA juga mencatat 130 kali karhutla terhitung sejak Januari-Oktober 2021. Dengan total hutan dan lahan yang terbakar di seluruh wilayah "Tanah Rencong" itu mencapai 434 hektare.
"Total perkiraan kerugian akibat karhutla sepanjang 2021 mencapai Rp 60,9 miliar," tukasnya.
Baca Juga: Sepak Bola Jabar Gagal Raih Emas di PON XX Papua, Rahmat Toleng: Jangan Terulang
Berita Terkait
-
Gawat! Kebakaran Hutan Bikin Risiko Terkena Penyakit Pernapasan Meningkat Pesat
-
BMKG Pantau 68 Titik Panas di Sumatera, 14 Titik di Riau Diduga Akibat Kebakaran Hutan
-
Buntut Tragedi Kebakaran Hutan, PM Yunani Pecat Sejumlah Menteri
-
Kebakaran Hutan di Situbondo
-
Emisi Gas Rumah Kaca Berganda Akibat Kebakaran Hutan Siberia
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini