SuaraSumut.id - Sekelompok senator Amerika Serikat (AS) meminta Facebook Inc menghentikan proyek percobaan mata uang kripto. Asalannya, alasan platform tersebut tidak bisa dipercaya untuk mengurus mata uang kripto.
Senator dari Partai Demokrat Brian Schatz, Sherrod Brown, Richard Blumenthal, Elizabeth Warren dan Tina Smith mengirim surat kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg.
Surat itu menyatakan tidak setuju atas proyek mata uang kripto dan Facebook yang baru diluncurkan, bernama Novi.
"Facebook sekali lagi merencanakan proyek mata uang digital dengan linimasa yang agresif dan sudah meluncurkan percobaan jaringan infrastruktur pembayaran, meski pun rencana ini tidak sesuai dengan aturan finansial terkini," katanya, melansir Antara, Rabu (20/10/2021).
"Facebook tidak bisa dipercaya untuk mengurus sistem pembayaran atau mata uang digital ketika kemampuan manajemen risiko dan menjaga keamanan konsumen mereka terbukti tidak memadai," tulisnya.
Juru bicara Novi menyatakan akan menjawab surat tersebut. Facebook pada 2019 lalu mengumumkan rencana proyek mata uang kripto, namun, dengan segera ditentang legislator di berbagai negara.
Facebook dianggap akan mengganggu sistem keuangan, memicu aksi kriminal dan membahayakan privasi pengguna.
Proyek mata uang kripto ini diperbarui pada Desember lalu supaya bisa mendapat persetujuan dari regulator.
Baca Juga: Pembalap Ini Ungkap Kebobrokan Tim MotoGP, Sistem Perekrutan Jadi Sorotan
Berita Terkait
-
Presiden Rusia Bicara Soal Kripto, Bitcoin Naik Lagi Hampir Menyentuh 60 Ribu Dolar AS
-
Peluang Investasi, Aset Kripto Diprediksi Bisa Dulang Cuan Besar
-
Larang Transaksi Kripto Dalam Negeri, Rusia Pilih Terbitkan Mata Uang Digital Resmi
-
Transaksi Kripto Makin Progresif, Litedex.io Siapkan Multi Wallet Popular Global
-
Nilai Kripto Naik Signifikan Dalam 10 tahun, Pria 29 Tahun Ini Punya Harta Rp319 Triliun
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Kick Off Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Dimulai di Danau Toba
-
Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI
-
Aceh Barat Larang LPG 3 Kg untuk Dapur MBG-Usaha Katering, Penyalur Terancam Sanksi
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan