SuaraSumut.id - Kasus intimidasi oleh oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Lampung kepada jurnalis Suara.com, Ahmad Amri disebut berakhir damai.
Namun demikian, hal itu dibantah oleh Ahmad Amri. Pasalnya, ia merasa tidak pernah mengucapkan kata damai tersebut. Narasi yang dibangun Kejati Lampung hanyalah klaim sepihak.
Amri mengaku, jabat tangan antara ia dengan jaksa Anton pada konferensi pers, Jumat (22/10/2021) karena ia sebagai manusia memaafkan perbuatan oknum tersebut.
"Sebagai manusia saya harus memaafkan tapi bukan berarti berdamai. Saya tidak pernah ucap damai dalam masalah intimidasi," katanya.
Baca Juga: Diet Ria Ricis 2 Tahun Gagal Gara-Gara Teuku Ryan
Sementara itu, Redaksi Suara.com menyebut, pernyataan damai itu adalah klaim sepihak Kajati Lampung.
Pihak Redaksi Suara.com mengecam intimidasi terhadap jurnalisnya saat menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Selain itu, Redaksi Suara.com dengan tegas mendukung sikap Ahmad Amri yang tak mau berdamai dengan Jaksa Anton.
Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono mendesak Kejati Lampung menghapus unggahan di media sosial yang menyebut pemberitaan SuaraLampung.id berpotensi menyesatkan masyarakat.
"Suara.com maupun SuaraLampung.id belum pernah menerbitkan artikel soal dugaan suap tersebut. Kerja-kerja jurnalis kami masih dalam tahap konfirmasi. Saat mengonfirmasi informasi yang didapat dari narasumber kepada pihak kejaksaan, justru mendapat intimidasi," kata Suwarjono, Sabtu (23/10/2021).
Pada Press Conference tersebut, Jaksa Anton Nur Ali yang merupakan subjek dari pemberitaan tersebut, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan adanya pemberian uang yang ditujukan untuk menurunkan hukuman pidana pada salah satu terpidana kasus illegal logging sebagaimana yang disuarakan oleh Portal Berita Jurnalis Suara.com adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan bagi masyarakat.
Baca Juga: BRI Salurkan Lebih dari Rp588 Triliun Kredit Berbasis ESG
Ahmad Amri mengaku, pada konprensi pers ia sempat berdebat dengan jaksa Anton mengenai tindakan intimidasi.
Berita Terkait
-
Tragedi Demo Tolak RUU Pilkada di DPR: Jurnalis Ditantang Polisi Berkelahi saat Rekam Penganiayaan Demonstran
-
Pengawal Ketua KPK Firli Bahuri Intimidasi Dua Jurnalis di Aceh
-
Polisi Intimidasi Jurnalis saat Meliput Rumah Ferdy Sambo, Dewan Pers Murka: Itu Cara-cara Tidak Betul, Langgar UU Pers!
-
Pria Cepak yang Intimidasi Jurnalis Meliput Rumdin Irjen Ferdy Sambo Ternyata Anggota, Polri: Akan Ditindak Tegas!
-
Jurnalis Diintimidasi Pria Berambut Cepak saat Meliput Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mabes Polri: Nanti Akan Diusut
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter
-
Ancam Bunuh Ibu Kandung, Pria di Medan Diamuk Warga
-
Remaja Asal Aceh Hanyut Mandi Sungai Saat Mudik ke Langkat, Ditemukan Tewas