SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution mendapati banyaknya siswa tak pakai masker saat pembelajaran tatap muka (PTM). Bobby kemudian menegur Plt Kadis Pendidikan Medan Topan Ginting.
"Ini pak kadis pendidikan, tadi saya jalan ke sini banyak sekolah itu, banyak anak-anak SMP tadi di depan gak pakai masker," kata Bobby, melansir Antara, Kamis (28/10/2021).
Bobby mengaku tidak main-main dalam pengawasan sekolah yang sudah melakukan PTM. Jika hal itu terulang lagi, maka ia tidak segan akan menghentikan PTM.
"Kalau seperti itu terus nanti bagus kita tutup lagi aja. Ke depan depan tolong ini, kecamatannya tolong, diperhatikan betul itu," tegasnya.
Bukan hanya pelajar SMP yang mengabaikan prokes, Bobby yang di perjalanan menuju SDN 060925 juga melihat anak SMA nongkrong di jalan.
"Kalau emang nongkrong bagus gak usah sekolah. Ini udah sekolah jamnya terbatas masih ada yang cabut-cabut juga dari sekolah. Kalau begitu mending gak usah sekolah sekalian," jelasnya.
Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Medan, Topan Ginting mengatakan, sekolah di maksud berada di bawah koordinasi Kementerian Agama (Kemenag).
"Masalah tadi akan ditindaklanjuti, kita akan koordinasi dengan kepala kantor Kemenag, itu di bawah Kemenag, Aliyah di bawah mereka. Namun begitu kita akan koordinasi dengan kewilayahan, camat," katanya.
Ia mengaku, camat sudah berulang kali turun ke lokasi untuk melakukan teguran.
Baca Juga: Merusak Pemandangan Ruang Kota Bekasi, Ribuan Reklame Ditemukan Bermasalah
"Nanti saya perintahkan Kabid SMP, karena itu wilayah SMA, kan di provinsi, namun begitu gak apa-apa, tetap ditindaklanjuti," ucapnya.
Topan memastikan instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution yang ingin tidak ada murid nongkrong saat jam pelajaran ataupun setelah selesai akan berjalan.
"Seperti dikatakan pak wali supaya jangan terjadi seperti itu, anak-anak tidak pakai masker dan kumpul-kumpul," tukasnya.
Berita Terkait
-
Siswa dan Guru Peserta PTM di Kota Bandung yang Positif Covid-19 Mencapai 196 Orang
-
Girang PTM Digelar Lagi, Warga Gunungkidul Ini Penuhi Nazar Jalan Kaki Sejauh 25 Km
-
Bobby Nasution Buka Festival Pemuda Pemudi Bersatu di Kampung Sejahtera
-
Bobby Nasution Puji Edy Rahmayadi: Atas Bimbingan Bapak Gubernur Medan Jadi PPKM Level 2
-
Bobby Nasution Minta Menteri Nadiem Buka Blokir Guru Penggerak Kota Medan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit