SuaraSumut.id - KPK memeriksa kondisi Kapal Aceh Hebat 2 rute Banda Aceh-Sabang, di pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh.
"Iya orang KPK di atas kapal lagi memeriksa kondisi," kata Kapten Kapal Aceh Hebat 2 Rubai, melansir Antara, Sabtu (30/10/2021).
KPK juga telah memeriksa kondisi kapal Aceh Hebat 1 rute Aceh Jaya-Simeulue pada Jumat (29/10/2021) hingga dilakukan uji track.
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah pihak baik eksekutif maupun legislatif Aceh untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terhadap penyelidikan yang sedang berjalan di Aceh.
Proses pemeriksaan terhadap pejabat Aceh tersebut dilaksanakan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh pada 25 hingga 27 Oktober 2021.
Berdasarkan surat KPK, pemeriksaan berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa Pemerintah Aceh tahun anggaran 2019-2021, diantaranya termasuk pengadaan kapal Aceh Hebat serta pembangunan jalan dengan skema multiyears.
Kapten Aceh Hebat 2 Rubai tidak bisa menjelaskan lebih rinci mengenai apa saja yang sedang diperiksa tim dari lembaga anti rasuah tersebut.
Pengecekan kapal Aceh Hebat 2 telah berlangsung sejak pukul 08.40 WIB dan masih berlangsung hingga saat ini.
Diketahui, Pemerintah Aceh telah membeli tiga kapal penumpang jenis roll on roll (ro-ro) dengan anggaran Rp 175 miliar. Kapal yang diberi nama Aceh Hebat tersebut sebagai transportasi antar pulau di Aceh.
Baca Juga: Sinopsis Maggie: Anak Arnold Schwarzenegger Terinfeksi Virus Zombie
Pengadaan kapal tersebut berdasarkan kesepakatan bersama Pemerintah Aceh dan DPR Aceh, pembelian kapal itu menggunakan APBA 2019-2020 dengan skema multiyears (tahun jamak).
Berita Terkait
-
KPK Minta Pemkot Tanjungpinang Awasi Pengembang Perumahan yang Rugikan Konsumen
-
KPK: Penahanan Bupati Probolinggo Nonaktif Diperpanjang
-
KPK Periksa Direktur Sejumlah Perusahaan Terkait Dugaan Korupsi PTPN XI Lumajang
-
KPK Adakan Raker Mewah, Abraham Samad: Integritas Sudah Hilang
-
Belum Umumkan Tersangka Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Pastikan Penyidikan Berjalan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja