SuaraSumut.id - Dua kelompok disebut terlibat bentrok di Jalan Platina IV, Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Senin (1/11/2021). Akibatnya, beberapa orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena lemparan batu.
Informasi dihimpun, peristiwa terjadi saat beberapa tukang hendak melakukan pemagaran di tanah yang disebut memiliki SHM dan IMB yang sah serta pembayaran PBB lunas.
Saat di lokasi para tukang dihadang, diancam dan diserang dengan batu dan kayu. Akibatnya, lima orang tukang yang sedang bekerja terluka akibat diserang dan dihujani batu oleh puluhan diduga preman.
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk kepentingan pribadi.
"Saya minta tidak ada orang yang coba-coba memanfaatkan ormas, baik untuk kepentingan pribadi apalagi melakukan tindakan pidana," katanya, Selasa (2/11/2021).
Panca menjelaskan, bentrokan yang terjadi dilatarbelakangi konflik lahan berujung saling serang antar kelompok menggunakan batu dan kayu. Kasus itu akan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti serta menangkap para pelaku.
"Itu terkait tanah. Itu kasus terkait tanah teman-teman sekalian. Saya minta ini kepada masyarakat (tidak memanfaatkan ormas) dan saya minta dilakukan penangkapan terhadap para pelaku," katanya.
Kronologi kejadian
Sementara itu, kuasa pemilik tanah Efin Romulo Naibaho menjelaskan, insiden terjadi pada Jumat (29/10/2021). Penyerangan terjadi saat para pekerja menurunkan material bangunan di lokasi tanah yang diklaim sekelompok orang.
Baca Juga: Beberapa Rumusan Dasar Negara hingga Terbentuk Pancasila
"Saat kita mau menurunkan bahan-bahan bangunan, tiba-tiba sekelompok orang datang dan menyerang kami, sehingga terhambat kami mau mengerjakan pemagaran. Saat sedang menurunkan barang-barang, satu orang anggota kami dikeroyok," katanya.
Penyerangan kembali diterima para pekerja saat hendak melakukan pemagaran pada Senin (1/11/2021). Sekelompok orang kembali mengintimidasi para pekerja dengan membawa rotan sepanjang satu meter yang telah di pasangi paku.
"Awalnya para pekerja yang akan memasang pagar beton itu tidak melawan, namun beberapa mencoba membela diri. Situasi saat itu bisa terkendali, para komplotan itu pergi. Tapi tidak berapa lama, kami dihujani lemparan batu hampir setengah jam kami terus dilempari batu," ujarnya.
Efin mengungkapkan, setelah mendapat penyerangan pada hari pertama, pihaknya bersama para korban mendatangi Polsek Medan Labuhan untuk membuat laporan polisi atas penyerangan tersebut.
Efin menjelaskan, sekelompok orang yang mengklaim tanah yang telah dikuasakan kepadanya itu tidak benar. Pasalnya, tanah tersebut telah bersertifikat (SHM) nomor 1938 atas nama Manaris Bungaran Manurung dan SHM nomor 1915 atas nama Edi Dohar Hutabarat.
Tanah dengan luas 137.373 meter persegi di Jalan Platina IV Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan, itu sudah memiliki IMB dari Pemerintah Kota Medan.
Berita Terkait
-
Tak Mau Bentrok Berdarah Terulang, Pangdam Siliwangi Temui Pimpinan Ormas di Jabar
-
Ini Nih Tampang 9 Pendekar Silat yang Terlibat Bentrok di Lamongan
-
Polisi Meringkus 9 Pelaku Bentrok Pendekar Silat di Lamongan
-
Ikrar Damai Perguruan Silat Lamongan Usai Bentrok Maut Korbannya Pendekar Pagar Nusa
-
Bentrok Protes Kudeta Militer Di Sudan, 7 Orang Tewas Dan Ratusan Lainnya Luka-luka
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal
-
7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan
-
Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United