SuaraSumut.id - Seorang pria yang disebut menusuk istrinya, Aiga Fishadani (20), di gerai ATM di Pematangsiantar, Sumatera Utara, ditangkap polisi.
Pelaku berinisial REM ditangkap di Kecamatan Panei Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (25/11/2021).
Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Rusdi Ahya saat dikonfirmasi membenarkan perihal ditangkapnya REM.
"Benar, REM sudah ditangkap di Labuhanbatu," katanya.
Penangkapan berawal dari informasi tentang keberadaan REM. Petugas kemudian bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.
Petugas menyita barang bukti HP, motor, dompet, ATM dan lainnya. Kekinian REM masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Diberitakan, seorang wanita di Pematangsiantar menjadi korban penusukan saat berada di gerai ATM, Selasa (23/11/2021).
Korban diketahui bernama Aiga Fishadani (20). Korban mengalami luka di kepala dan tangan.
Kontributor : Budi warsito
Baca Juga: Sidang Dugaan Terorisme Munarman, Polres Metro Jakarta Timur Tingkatkan Keamanan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana