SuaraSumut.id - Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan membayarkan 50 persen tunjangan karyawan muslim yang sempat tertunda di 2020 senilai lebih dari Rp 1,3 miliar.
Pembayaran tunggakan sebanyak 50 persen itu, dilakukan langsung oleh Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Suwarno di kantornya, Pasar Petisah lantai III, Medan, Jumat (3/1/2021).
"Kami telah menyelesaikan 50 persen tunggakan THR karyawan pada 2020 lalu. Total yang dibayarkan Rp 1,3 miliar lebih," kata Direktur Utama PUD Pasar Medan, Suwarno, Jumat (3/12/2021).
Selain itu, pihaknya juga menyerahkan THR 2021 bagi karyawan non muslim. Pembayaran ini merupakan hasil kolaborasi direksi dan karyawan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Medan.
Ia mengingatkan kepada seluruh karyawan untuk tidak coba-coba melakukan pungutan liar (pungli). Pasalnya, akan ada sanksi yang diberikan.
Direktur Operasional Ismail Pardede mengaku, penundaan pembayaran THR terjadi pada direksi karena ada sejumlah faktor.
Direktur Keuangan/Administarsi Fernando Napitupulu mengaku, di awal direksi baru masuk ke PUD Pasar saldo yang dimiliki hanya Rp 400 jutaan.
Tapi sekarang meningkatkan hingga 10 kali lipat. Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan, khususnya saat panen pedagang di akhir tahun," tukasnya.
Kontributor : Budi warsito
Baca Juga: Cara Melihat Pajak Motor di STNK Tanpa Aplikasi Online
Berita Terkait
-
THR dan Gaji ke-13 Belum Dibayar, Puluhan Mantan Karyawan Geruduk Kantor PT KAI
-
Viral Dua Cowok Diberi THR Black Card dari Sisca Kohl, Cuma Ambil Secukupnya: Rp 150 Juta
-
Baby Sitter Sandra Dewi Mundur Usai Diberi Bonus THR, Jumlahnya Kelewat Fantastis
-
PLN Lepas Tangan soal Kisruh THR Buruh Outsourcing
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit