SuaraSumut.id - Sebanyak 15 ribu wisatawan mengunjungi Museum Aceh dalam dua bulan rekahir di masa Pandemi Covid-19.
"Museum baru kita buka pertengahan Oktober 2021, dalam dua bulan ada sekitar 15 ribu pengunjung," kata Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah, katanya, melanisr Antara, Rabu (8/12/2021).
Ia mengatakan, pengunjung didominasi oleh wisatawan lokal, dan lebih kurang 10 persen diantaranya dari nusantara.
"Rata-rata dari wisatawan lokal, dan kalau dari luar negeri masih kosong, mereka juga belum bisa datang karena memang tidak ada penerbangan," ujarnya.
Setiap pengunjung diwajibkan taat protokol kesehatan (prokes). Ada pembatasan maksimal 300 pengunjung per hari, dengan saling bergantian.
"Dengan catatan tidak masuk secara serentak, kemudian kalau ke ruangan pameran juga dibatasi maksimal 25 orang, tidak boleh berkerumun," katanya.
Saat ini Museum Aceh saat ini memiliki sebanyak 6.038 koleksi dari 10 jenis seperti geologika, biologika, etnografika, arkelogika, historika, numismatika dan heraldika, filologika, keramonologika , seni rupa, dan teknologika.
Namun, kata Mudha, tidak semuanya dipamerkan secara serentak, melainkan ada pergantian selama enam bulan sekali dengan 1.300 koleksi yang ditampilkan pada tiga tempat, yaitu ruang pameran tetap, rumah Aceh dan pameran temporer.
"Itu yang dipamerkan hanya 1.300 koleksi, dan selebihnya ditempat penyimpanan, kemudian akan ada pergantian koleksi setiap enam bulan sekali," tukasnya.
Baca Juga: Sidak Pasar, Harga Bapok di Samarinda Mulai Naik, Cabai Sampai 100 Persen
Berita Terkait
-
Wisatawan Boleh Piknik ke Tempat Wisata di Jabar selama Libur Nataru, Ini Syaratnya
-
Kunjungan Rombongan Bus Wisatawan Turun, Pemkot Antisipasi Pengendara Pribadi Masuk Jogja
-
PPKM Level 3 Dibatalkan, PHRI Sebut Wisatawan Puncak Bogor Bakal Meningkat Jelang Nataru
-
PPKM Level 3 Dibatalkan, PHRI Prediksi 20 Ribu Wisatawan Akan Datang ke Bali
-
Antisipasi Sebaran Omicron, Pemkot Jogja Minta Kesadaran Warga dan Wisatawan Soal Prokes
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap