SuaraSumut.id - BMKG menyatakan peringatan dini potensi tsunami akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 di wilayah NTT sudah berakhir.
Diketahui, pusat gempa terjadi di Laut Larantuka, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (14/12/2021).
Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, peringatan dini Tsunami berakhir karena tidak adanya kenaikan air laut dalam rentang waktu 2 jam.
Ia meminta pemerintah daerah untuk memberikan pengumuman kepada masyarakat.
"Kami mohon pemerintah daerah bisa menyampaikan ke masyarakat (peringatan dini Tsunami) telah berakhir, artinya sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com.
BMKG masih terus memonitor adanya gempa susulan yang terjadi. Melalui akun Twitter resmi BMKG, gempa bermagnitudo 5,0 terpantau terjadi di Barat Laut Maumere-Sikka, NTT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja