SuaraSumut.id - Geng cewek berjumlah empat orang yang menganiaya seorang remaja perempuan di kuburan China, masih menjalani proses hukum di Polrestabes Medan.
Keempatnya pelaku inisial SHN (13), NL (15), FB (14) dan QKAL (13), warga Kabupaten Deli Serdang.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, peristiwa berawal ketika pelaku mengajak korban untuk berhenti di kuburan China, pada 13 Desember 2021.
"Korban menolak dan mengatakan untuk bertemu di kawasan perumahan Merci saja," katanya, Selasa (21/12/2021).
Korban lalu datang ke kawasan perumahan Merci untuk berjumpa dengan geng cewek ini guna membahas isi chat ke pacar salah seorang pelaku. Saat bertemu mereka malah membawa korban ke kuburan China.
Singkat cerita pelaku FB menendang korban hingga jatuh. Pelaku lain ikut melancarkan pukulan bertubi-tubi terhadap korban.
"Salah satu pelaku inisial NL merekam kejadian itu," katanya.
Video tersebut seketika viral. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan menangkap keempat pelaku.
"Saat ini para pelaku sedang dalam pemeriksaan," jelasnya.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 21 Desember: Positif 55, Sembuh 20, Meninggal 0
Motif kasus ini adalah cemburu cemburu dari pesan WhatsApp korban ke pacar dari salah seorang pelaku.
"Penganiayaan itu karena cemburu dan kesal, karena si korban mengirim pesan ke salah satu pacarnya," katanya.
Keempatnya terancam dengan Pasal 80 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 3 tahun 6 bulan.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap