SuaraSumut.id - Kota Medan terpilih menjadi lokasi program Global Covenant of Mayors for Climate and Energy (GCoM) Asia Project mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
"Kota Medan menjadi salah satu dari tiga kota lainnya menjadi prioritas program GCoM," kata Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, melansir Antara, Rabu (22/12/2021).
Wiriya mengatakan, isu lingkungan menjadi perhatian dunia internasional terutama perubahan iklim. Pemkot Medan menyambut baik dipilihnya daerah ini sebagai kota percontohan.
Pemkot Medan telah melakukan sejumlah upaya, dan salah satunya merevisi rencana detail tata ruang Kota Medan dengan menyediakan ruang terbuka hijau.
"Ini kita lakukan bertahap, karena menyediakan ruang terbuka hijau butuh biaya. Kita terus berupaya menyiapkan juga program-program penghijauan dan melakukan uji tes emisi," ungkap Wiriya.
Perwakilan GCOM Asia Project, Asih Budiati mengaku, proyek ini merupakan bentuk dukungan bagi pemerintah daerah yang melakukan aksi-aksi penyelamatan lingkungan, khususnya perubahan iklim.
"Kita tersebar di delapan negara. Dari sejumlah negara itu, kita ambil kota percontohan untuk mengikuti proyek ini bersama kota lain dari berbagai negara," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun