SuaraSumut.id - PHRI Sumut mencatat ada peningkatan terus pemesanan kamar hotel menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Ketua PHRI Sumut, Denny S Wardhana mengaku, hingga awal pekan pemesanan kamar hotel sudah 70 persen dari kamar yang tersedia.
"Sudah ada peningkatan 20-40 persen dari hunian hotel di tahun ini yang sebelumnya berkisar 30-50 persen akibat pendemi Covid-19," katanya, melansir Antara, Rabu (22/12/2021).
Dirinya memprediksi akan ada kenaikan pesanan kamar hingga menjelang malam Tahun Baru.
Tamu hotel sebagian besar berasal dari keluarga yang berdomisili di Sumut baik yang merayakan Natal atau pun tidak.
Peningkatan pemesanan kamar hotel juga dampak masih enggannya masyarakat bepergian jarak jauh di tengah masih ada pandemi Covid-19.
"PHRI terus-terusan mengingatkan anggota untuk menjalankan kebijakan pemerintah dengan harapan semakin cepat pandemi Covid-19 berlalu, maka bisnis perhotelan akan pulih lagi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, PHRI DIY Minta Pemerintah juga Awasi Hotel dan Restoran Non Anggota
-
PPKM Level 3 Dibatalkan, PHRI DIY: Jangan Sampai Angin Segar Jadi Topan
-
6 Cara Mudah Menemukan Kamera Tersembunyi di Ruang Ganti dan Kamar Hotel
-
Kamar Hotel Harga Rp 400 Ribu Bikin Netizen Nangis dan 4 Berita Lifestyle Lainnya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?