SuaraSumut.id - Polisi menahan sopir bus yang diduga menabrak remaja pengendara motor hingga tewas di Medan.
Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengatakan, sopir bus yang ditahan berinisial P.
"Inisialnya P, masih ditahan guna keperluan pemeriksaan," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Senin (27/12/2021).
Dari pengakuan awal sopir bus, kata Faidir, ia melihat korban jatuh dari motornya. Hal itu membuat sopir tidak bisa mengelakkan busnya.
"Itu pengakuan sopir, namun kita masih memeriksa saksi di lokasi,
saksi yang melihat langsung," jelasnya.
"Hasil pemeriksaan akan kita sampaikan," sambungnya.
Diberitakan, seorang remaja pengendara motor tewas terlindas bus. Peristiwa terjadi di Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (26/12/2021) malam.
Salah seorang warga bernama Ari mengatakan, sebelum kejadian korban yang diketahui berinisial R (18), disebut berbonceng tiga melintas di halte bus. Secara bersamaan datang bus dari melakang dan hendak berhenti di halte.
"Bus berada di belakang motor korban. Diduga karena terkejut tiba-tiba motor mengerem mendadak untuk mengelakkan bus," katanya.
Baca Juga: Terkuat di Bursa Capres 2024, 4 Figur Ini Punya Tantangan Besar Setelah Masa Jabatan Habis
Korban yang berada di boncengan paling belakang motor terjatuh dan membentur ke aspal. Bus yang diduga tidak sempat mengerem melindas korban.
Ayah korban yang mengetahui kejadian itu datang ke lokasi dan histeris melihat anaknya tewas.
"Anakku bangun nak," kata ayah korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Uang Umat Rp 28 M Kembali, Suster Paroki Aek Nabara: Terima Kasih Pak Dasco
-
Liburan Keluarga Makin Hemat? Promo Tiket Tayo Station Diskon 17 Persen Sampai 3 Mei
-
Daftar Promo Makanan Spesial Hari Kartini 2026, Ada Beli 1 Gratis 1
-
Spesial Hari Kartini, Promo Tiket Ancol Rp 121 Ribu untuk Tanggal 26 April
-
BRI Tegaskan Tidak Mentolerir Segala Bentuk Pelanggaran Terhadap Kode Etik dan Ketentuan Perusahaan