SuaraSumut.id - Seorang pemancing ikan di Sungai Patumbak, Kelurahan Lantasan Lama, Kecamatan Patumbak, dilaporkan hilang Rabu (5/1/2022). Korban diketahui bernama Sagimin (50) warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Saat ditemukan Tim SAR gabungan pada Kamis (6/1/2022) sore, kondisi korban sudah jadi mayat. Korban diduga tewas karena terseret arus sungai saat memancing.
Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus mengatakan, awalnya korban baru pulang kerja dan langsung pergi memancing ikan di sungai.
Sekitar pukul 18.00 WIB pihak keluarga menyatakan korban hilang setelah mendapati motor dan alat pancing korban di sekitar tepi sungai.
"Pihak keluarga mencoba mencari korban namun tidak ditemukan. Peristiwa itu dilaporkan ke Kantor SAR Medan," katanya.
Tim SAR gabungan yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan pencarian menggunakan perahu LCR dengan cara bermanuver dengan pola sirkle.
"Tim SAR menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian," katanya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga: CES 2022: Kolaborasi dengan Luminar, Volvo Siapkan Ride Pilot
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun