SuaraSumut.id - Nelayan budi daya perikanan keramba di Kota Lhokseumawe, Aceh, gagal panen. Hal ini akibat banjir yang melanda daerah itu sejak sepekan terakhir.
Ketua Kelompok Tani Jak U Neuheun Abdul Rauf mengaku, kelompok yang dipimpinnya mengelola sentra perikanan budi daya klaster Blang Mangat dengan luas mencapai 70 hektare.
"Banjir merendam tambak budi daya udang vaname dan ikan bandeng, sehingga kami gagal panen. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah," katanya, melansir Antara, Jumat (7/1/2022).
Tambak budi daya perikanan juga rusak parah akibat terjangan banjir, sehingga hampir semua ikan dan udang budi daya keramba dibawa arus air.
Padahal, kata Abdul, pada Januari ini sudah memasuki musim panen. Namun, setelah dilanda banjir, harapan nelayan menjadi buyar karena ikan dan udang budi daya tersebut terbawa arus banjir.
"Kami dengan 40 nelayan hanya bisa pasrah dengan musibah ini. Untuk modal budi daya perikanan ini sebagian dari kami meminjam dana pihak ketiga," katanya.
Ia mengatakan, dalam setiap panen mampu menghasilkan lima hingga 10 ton udang vaname atau 300 kilogram per hektare dan ikan sebanyak dua sampai tiga ton.
Ketua Kontak Tani Nelayan (KNTA) Kota Lhokseumawe Azhar mengatakan, lokasi sentra produksi perikanan budi daya klaster berada di empat desa, yakni Desa Teungoh, Desa Tunong, Desa Ulee Blang Mana, dan Desa Meunasah Mesjid.
Saat ini pihaknya belum dapat memprediksi berapa ikan dan udang yang tersisa di sentra perikanan tersebut. Namun perkiraan sementara hanya tersisa ratusan kilogram saja.
Baca Juga: Polemik Penambahan Kursi Wakil Menteri, Sekjen PDIP: Bukan Untuk Bagi-bagi Jabatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja