SuaraSumut.id - Pemprov Aceh didesak segera membentuk panitia seleksi (pansel) komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Aceh (KPPAA) yang baru.
Hal ini mengingat pengurusan lama sudah mau berakhir Januari 2022 ini. Demikian dikatakan Direktur Aceh Women's for Peace Foundation (AWPF) Irma Sari, melansir Antara, Kamis (20/1/2022).
"Ini harus dilanjutkan karena periode kepengurusan KPPAA sekarang sudah selesai, maka perlu membentuk pansel untuk menyeleksi komisioner yang baru," katanya.
Ia mengaku, Lembaga KPPAA ini masih sangat penting eksistensinya mengingat semakin banyaknya kasus yang menimpa anak khususnya terkait kekerasan seksual.
Selama ini, kata Irma, KPPAA telah bekerja sangat baik dalam upaya perlindungan anak korban dari kekerasan seksual di Aceh.
"Karena itu lembaga ini perlu terus bekerja menjalankan fungsi pengawasannya terhadap perlindungan anak," ujarnya.
Jika alasan pemerintah tidak melanjutkan KPPAA karena keterbatasan anggaran, maka sudah seharusnya dialokasi khusus, mengingat kasus kekerasan terhadap anak semakin marak di Aceh.
"Saya sarankan kepada DPRA untuk terus memastikan anggaran yang berperspektif gender dan kelompok rentan lainnya," tukasnya.
Baca Juga: 7 Hal yang Bisa Saja Menguras Energi dalam Menjalani Hidup
Berita Terkait
-
Doddy Sudrajat Ungkap Alasan Tolak Mediasi dengan Komnas Perlindungan Anak
-
Komnas Perlindungan Anak Siap Jadi Saksi di Sidang Perwalian Gala Sky
-
Lembaga Perlindungan Anak Soroti Kasus Pemerkosaan di Riau Berujung Damai
-
Temui Gala Sky, Komnas Perlindungan Anak Minta Doddy Sudrajat dan Faisal Berdamai
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas