Selama berada di dalam kereng, ia tidak pernah melihat ada perkelahian atau pemukulan. Bentuk tempat rehabilitasi dibuat seperti kerangkeng menurutnya agar semua penghuninya mengikuti aturan.
"Kita kan sesama ini. Saling bantu. Kalau saya memang mau berubah. Masuk dibawa orang tua, tak diminta biaya. Sebenarnya mulai hari ini saya mulai kerja di pabrik bupati," katanya.
Ia sendiri heran dengan berbagai pemberitaan bahwa selama di kerangkeng makan hanya dua kali. Menurutnya, makanan itu bahkan sering berlebih dan bisa dimakan saat tengah malam.
Untuk diketahui, keberadaan kerangkeng manusia di halaman belakang rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin menimbulkan kontroversi. Keberadaan kerangkeng tersebut dikaitkan dengan perbudakan modern yang diduga dilakukan Terbit Rencana.
Keberadaan kerangkeng tersebut terkuak setelah Migrant Care melaporkannya ke Komnas HAM pada Senin (24/1/2022) lalu. Dalam pelaporannya, Migrant Care menyebut ada sekitar 40 orang yang hidup dalam dua sel kerangkeng tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Perbudakan di Rumah Bupati Langkat, DPR Minta Polisi Cari Kerangkeng Manusia di Daerah Lain
-
Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Diduga Tempat Perbudakan, 11 Orang Diperiksa
-
Diklaim Tempat Rehabilitasi, Ternyata Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Tak Berizin
-
5 Fakta Terbaru Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat: Beroperasi 10 Tahun, Tahanan Dipukuli hingga Tak Digaji
-
KontraS Duga Ada Pembiaran Lembaga soal Kerangkeng Manusia dan Perbudakan di Rumah Bupati Langkat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United
-
3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya
-
Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan
-
Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang