SuaraSumut.id - Dinkes Sumut mengklaim capaian vaksinasi Covid-19 dosis dua sudah 58,84 persen dari total sasaran 11.419.559 orang.
Demikian dikatakan Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Nora Violita Nasution, melansir Antara, Kamis (10/2/2022).
"Data hingga 9 Februari 2022, capaian vaksinasi dosis kedua di Sumut secara keseluruhan sudah 58,84 persen," katanya.
Terdapat lima daerah dengan capaian tertinggi untuk vaksinasi Covid-19 dosis dua dari total 33 daerah di Sumut. Capaian vaksinasi Covid-19 dosis dua tidak begitu jauh dengan capaian dosis pertama.
"Untuk capaian vaksinasi dosis pertama di Sumut 89,94 persen," ujarnya.
Pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.
Berita Terkait
-
Buntut Aturan Wajib Vaksin Siswa SD di Padang, Puluhan Wali Murid Mengadu ke Ombudsman Sumbar
-
Apindo Kepri Buka Pendaftaran Vaksin Booster di One Mal Batam, Daftar di Sini
-
Badai Omicron di Hawaii Mereda, Aturan Turis Wajib Vaksin Booster Dibatalkan
-
Vaksin Merah Putih Bakal Digunakan untuk Anak-anak? Ini Penjelasan Menkes Budi Gunadi
-
Ironi! Rendahnya Data Vaksin di Kabupaten Mahulu Ternyata Dipengaruhi Blank Spot, Agustinus Teguh Santoso: Sebenarnya...
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?