SuaraSumut.id - Sebanyak 67 imigran Rohingya yang ditampung di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Aceh, melarikan diri sejak 31 Desember 2021. Kekinian imigran Rohingya yang masih tinggal di tempat penampungan itu ada 38 orang.
Demikian dikatakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Rohingya Kota Lhokseumawe Marzuki, melansir Antara, Selasa (15/2/2022).
"Dari 105 imigran Rohingya yang ditampung di BLK Lhokseumawe, tersisa 38 orang. Sebanyak 67 orang lainnya sudah kabur atau melarikan diri," kata Marzuki.
Imigran yang kabur tersebut didominasi perempuan rata-rata usia remaja hingga dewasa.
"Mereka kabur dengan cara memanfaatkan kelengahan petugas. Kabur dengan cara merusak pagar belakang BLK Lhokseumawe," katanya.
Selain 38 orang itu, kata Marzuki, ada tiga imigran Rohingya lainnya datang mencari saudaranya yang ditampung di BLK Lhokseumawe. Mereka sebelumnya ditampung di luar Aceh.
Marzuki mendesak lembaga PBB mengurusi pengungsi lintas negara, UNHCR, agar segera memindahkan para pengungsi ke Medan, untuk menghindari bertambahnya imigran yang melarikan diri.
"Pemkot Lhokseumawe pada dasarnya menerima para pengungsi. Namun, alangkah baiknya pengungsi Rohingya ini segera dipindahkan ke tempat penampungan permanen di Medan," tukasnya.
Baca Juga: Terjadi Kelangkaan, Pedagang di Pasar Klender Mengeluh Sulit Dapat Stok Minyak Goreng
Berita Terkait
-
Empat Imigran Rohingya Kabur dari Pengungsian di Lhokseumawe
-
6 Imigran Rohingya Mencoba Kabur Ditangkap Petugas Saat Patroli
-
Dugaan Kekerasan Polisi ke Imigran Afghanistan, AII Minta Kapolri Perluas Penghargaan terhadap HAM ke Pengungsi
-
Ini Nama 8 Imigran Rohingya Perempuan yang Kabur dari Kamp Penampungan
-
8 Imigran Rohingya Kabur dari Kamp Penampungan Lhokseumawe, Semuanya Perempuan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit