SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bilang masyarakat yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah tidak efektif. Bahkan memunculkan klaster keluarga.
"Isoman sama sekali tidak efektif, yang terkena Covid-19 melakukan isoman rumahnya tidak siap yang jadi satu, sama keluarga dan anak, obat tidak terjangkau oleh dinas kesehatan, Puskesmas. Ini sangat sulit maka terjadilah klaster keluarga," kata Edy melansir Antara, Senin (21/2/2022).
Edy mengatakan, jumlah masyarakat di Sumut yang terpapar Covid-19 masuk kategori mengkhawatirkan. Bahkan untuk menekan angka penyebaran Kapolri dan Panglima TNI ikut rutin tangan.
"Ada instruksi dari Kapolri dan Panglima TNI, kenapa sampai turun beliau itu karena yang terpapar Covid-19 saat ini di luar Jawa dan Bali sangat meningkat dan mengkhawatirkan rakyat kita," ungkapnya.
Edy meminta seluruh kabupaten/kota untuk mengambil kebijakan yang sama dengan kembali mengaktifkan isoter.
"Siapkan ini semua dan pastikan rakyat kita terkendali dan sehat. Langkah ini yang kita bikin," tukasnya.
Berita Terkait
-
Data WHO, Indonesia Negara Ke-17 yang Punya Kasus Covid-19 Tertinggi
-
Kasus Positif Covid-19 Turun Dalam 3 Hari Terakhir, Gelombang Ketiga Omicron Telah Mereda?
-
Kasus Covid-19 Indonesia Turun Signifikan, Puncak Gelombang Omicron Sudah Lewat?
-
Nestle Indonesia Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas