"Pembeli udah mulai mengeluh (naik harga daging," kata salah seorang pedagang bernama Andi.
Ia menjelaskan, omzet penjualan daging sudah mengalami penurunan.
"Dibarengi dengan stok yang terbatas, per harinya setengah ekor. Sebelumnya mau sampai dua ekor (sapi). Kalau stok daging bisa dipenuhi, mungkin harga bisa lebih stabil," tandasnya.
Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benjamin menerangkan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Medan belakangan ini memang mengalami kenaikan.
Baca Juga: Apple Hingga Boeing Ancam Hengkang dari Rusia Pasca Operasi Militer di Ukraina
Ia menilai, pemicu naiknya harga daging sapi terkait dengan naiknya harga sapi indukan di Australia.
"Pemicunya kalau saya amati ini memang dari harga sapi indukan di Australia yang belakangan naik," kata Gunawan.
Dari hasil pengamatannya di lapangan, harga jual sapi setelah digemukan di Indonesia itu harganya tidak terlalu jauh dengan harga sapi saat dibeli.
Tetapi perusahaan penggemukan sapi mendapatkan keuntungan itu dari bobot sapi yang bertambah.
"Jadi kalau dibeli dari Australia bobotnya 150 kiloan, maka setelah digemukan bobotnya menjadi sekitar lebih dari 350 kilo," imbuhnya.
Baca Juga: Nobar Persib Vs Persija Berujung Tawuran, Polisi Amankan Puluhan Bobotoh dan The Jakmania
"Tentunya ada penambahan biaya penggemukan lagi. Maka berdasarkan harga sapi yang mencapai 62 hingga 64 ribu per kilonya itu bisa menciptakan harga daging sapi sekitar Rp 110 hingga 120 ribuan perkilo," sambungnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Berburu Takjil di Kota Medan, Netizen: Aura Presiden Tak Kunjung Hilang
-
Seret Nama Bobby Nasution, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan usai AGK Meninggal di Tahanan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Medan saat Mudik Lebaran 2025 yang Terpercaya
-
Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran
-
9 Rekomendasi Wisata di Danau Toba, 'Surga' Tersembunyi yang Menarik Dijelajahi
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter
-
Ancam Bunuh Ibu Kandung, Pria di Medan Diamuk Warga
-
Remaja Asal Aceh Hanyut Mandi Sungai Saat Mudik ke Langkat, Ditemukan Tewas