"Pemicunya kalau saya amati ini memang dari harga sapi indukan di Australia yang belakangan naik," kata Gunawan.
Dari hasil pengamatannya di lapangan, harga jual sapi setelah digemukan di Indonesia itu harganya tidak terlalu jauh dengan harga sapi saat dibeli.
Tetapi perusahaan penggemukan sapi mendapatkan keuntungan itu dari bobot sapi yang bertambah.
"Jadi kalau dibeli dari Australia bobotnya 150 kiloan, maka setelah digemukan bobotnya menjadi sekitar lebih dari 350 kilo," imbuhnya.
"Tentunya ada penambahan biaya penggemukan lagi. Maka berdasarkan harga sapi yang mencapai 62 hingga 64 ribu per kilonya itu bisa menciptakan harga daging sapi sekitar Rp 110 hingga 120 ribuan perkilo," sambungnya.
Pembeli Mengeluh, Pedagang Rugi
Gunawan mengatakan, harga daging sapi di tingkat pedagang pengecer saat ini dijual dalam rentang Rp 125 ribu hingga Rp 140 ribu itu wajar.
"Tetapi tentunya dikeluhkan oleh para konsumen. Pada dasarnya konsumsi daging sapi belum sepenuhnya pulih dibandingkan dengan masa sebelum pandemic. Sejauh ini konsumsi daging sapi itu masih sekitar 50 persenan dari rata rata konsumsi sebelum pandemi," jelasnya.
Dampak dari kenaikan ini memang membuat pedagang maupun perusahaan penggemukan sapi terbebani.
"Keuntungan menjadi kian tipis, atau bahkan berpeluang merugi jika mengikutkan biaya tenaga kerja, sewa lapak jualan hingga penyusutan," jelasnya.
Baca Juga: Apple Hingga Boeing Ancam Hengkang dari Rusia Pasca Operasi Militer di Ukraina
Kenaikan harga daging sapi juga berimbas terhadap pelaku UMKM. Karena konsumsi daging sapi di Medan sekitar 70 persen justru dikonsumsi oleh pedagang bakso atau pelaku UMKM lain.
"Dalam konteks kenaikan harga daging sapi saat ini, saya melihat pelaku usaha atau UMKM yang banyak dirugikan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Dinas Peternakan Sebut Harga Daging Sapi di Sulawesi Selatan Masih Normal, RPH Makassar: Bulan Maret Rp115 Ribu Per Kg
-
6 Makanan Khas Sumatera Utara Paling Nikmat, Soto Daging Medan hingga Kue Lapet
-
Harga Daging Sapi di Cianjur Sentuh Harga Rp 140.000 per Kilo, Pedagang Keluhkan Minim Pembeli
-
Atta Halilintar Siapkan 222 Kg Daging Kambing untuk Akikah Baby Ameena
-
Agar Aksi Mogok Kompak, Pedagang Pasang Larangan Jual Daging di Pasar Tambun Bekasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Tuntutan Diterima DPRD Sumut, Mahasiswa Desak Pemerintah Turunkan BBM - Hapus MBG
-
Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
-
Kunjungi SRMP Medan, Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ubah Masa Depan Anak
-
Lengkap Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1448 H, Arab, Latin, dan Artinya
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Pidie Aceh, 4 Orang Meninggal Dunia