SuaraSumut.id - Varian Omicron belum selesai diatasi, kini muncul varian lainnya, yaitu Omicron Siluman atau Omicron varian BA.2.
Ratusan kasus varian terbaru virus itu disebut telah ditemukan di Indonesia. Namun demikian, hingga saat ini belum ditemukan kasus penularannya di Sumatera Utara (Sumut).
"Belum, belum ada ditemukan di Sumut," kata Kadis Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis, kepada wartawan, Jumat (4/3/2022).
Ia mengatakan, pihaknya belum mendapat arahan dari Pemerintah Pusat terkait penanganan kasus Omicron Siluman itu.
"Belum ada arahan atau petunjuk dari pusat terkait varian baru itu. Kita masih fokus penanganan terhadap kasus Omicron versi pertama," ujarnya.
Guna mengantisipasi penularan virus itu, kata Ismail, masyarakat diminta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi hingga dosis tiga atau booster.
"Kita juga terus melakukan testing, tracing dan treatment terhadap kasus-kasus baru. Kemudian, menyiapkan rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menyediakan fasilitas isolasi," jelasnya.
Belakangan ini angka kasus baru Covid-19 memang cenderung meningkat. Kebanyakan penderitanya karena belum vaksin Covid-19.
Baca Juga: Biodata Hero Tito dan Kisah Masa Kecil Petinju Nasional Baru Meninggal Hari Ini Setalah Kalah KO
Kontributor : Budi warsito
Berita Terkait
-
Mengenal Varian Omicron Siluman: Tingkat Penularan dan Seberapa Berbahaya Mutasi Ini?
-
Jangan Anggap Sepele! Ini Gejala Omicron Siluman Baru yang Mesti Diwaspadai
-
Waspadai Covid-19 Omicron Siluman Gejalanya Tak Hanya Flu Biasa Tapi Menyerang Usus
-
Omicron Siluman atau Omicron Asli: Mana Lebih Sebabkan Keparahan Hingga Kematian?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?