SuaraSumut.id - Lima rumah warga di Desa Bintah, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, rusak akibat tetimpa pohon tumbang. Hal ini diakibatkan oleh angin kencang.
Camat Pasie Raya Hamdani mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (6/3/2022) sore. Rumah itu duhini oleh M Jafar Sidik (57) dengan jumlah tanggungan 3 orang, Junaidi (42) jumlah tanggungan sebanyak 5 orang.
Saibur Rahman (39) jumlah tanggungan sebanyak 3 orang, Ismail (67) jumlah tanggungan sebanyak 1 orang dan Tomasjen (40) dengan jumlah tanggungan sebanyak dua orang.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," katanya, melansir Antara, Senin (7/3/2022).
Ia berharap, warga tetap berhati-hati apalagi cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Aceh Jaya.
"Kami berharap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati apalagi cuaca wilayah kita masih ekstrim dan sering terjadi pohon tumbang," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana