SuaraSumut.id - Sebanyak 1.141 hektare sawah siap panen di Kabupaten Aceh Timur, terendam banjir yang terjadi pekan lalu.
"Berdasarkan data yang kami kumpulkan, ada 1.141 hektare sawah terendam," kata Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, melansir Antara, Senin (7/3/2022).
Namun demikian, sampai saat ini belum ada laporan tanaman padi gagal panen. Pasalnya, genangan air hanya sementara dan banjir cepat surut.
Saat banjir melanda, kata Erwin Atlizar, tim penyuluh langsung turun ke lokasi guna memantau banjir merendam sawah tersebut.
"Banjir hanya beberapa hari, dan airnya juga cepat surut dan kini petani sudah beraktivitas kembali seperti biasa. Jadi, sampai saat ini tidak ada laporan petani gagal panen," katanya.
Erwin Atlizar, mengatakan seribuan hektare sawah yang terendam banjir, yaitu Kecamatan Simpang Ulim dengan luas mencapai 87 hektare, Kecamatan Indra Makmur sebanyak 30 hektare.
Kecamatan Julok dengan luas 162 hektare, Kecamatan Bireum Bayeun dengan luas dua hektare, Kecamatan Peudawa dengan luas 93 hektare, Kecamatan Pereulak dengan 105 hektare.
Kecamatan Pereulak Timur dengan luas 15 hektare, Kecamatan Idi Rayeuk dengan luas 65 hektare, Kecamatan Ranto Peureulak dengan luas 43 hektare, Kecamatan Pereulak Barat dengan luas 399 hektare.
"Serta Kecamatan Banda Alam dengan 77 hektare dan Idi Tunong dengan luas 63 hektare. Kami terus memantau areal persawahan pascabanjir tersebut," tukasnya.
Baca Juga: Viral Rekaman CCTV Maling Curi Motor di Pinggir Jalan Raya Saat Pemiliknya Sibuk Cari Kutu Air
Berita Terkait
-
Musim Hujan dan Banjir, Ular Piton Tiga Meter Malam-malam Mampir ke Rumah Warga Tuban
-
Siswa Bersih-bersih Sekolah Usai Banjir di Jambi Surut
-
Mahfud MD Tanggapi Korlap Aksi Bela Islam Salat 2 Kali Rukuk, Malah Banjir Kritik Warganet
-
Ratusan Rumah Warga di Sumsel Terendam Banjir, Dipengaruhi Intensitas Hujan Tinggi
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Danki Yonzipur di Aceh Meninggal Kecelakaan Usai Bangun Jembatan Bailey
-
Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Tebing Tinggi, 9 Penumpang Avanza Tewas
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera