Galih Priatmojo
Senin, 04 April 2022 | 13:24 WIB
spanduk berisi rekayasa Panglima TNI yang dikaitkan kebangkitan PKI. [tukangrosok_ / Twitter]

SuaraSumut.id - Sebuah spanduk berisi foto Panglima TNI Andika Perkasa yang direkayasa memakai kaus berwarna merah dengan lamang palu arit viral di media sosial. Dalam spanduk tersebut tertulis kalimat tendensius yakni Waspadalah Bangkitnya PKI Gaya Baru.

Unggahan mengenai foto Panglima TNI Andika Perkasa di dalam spanduk yang dikaitkan dengan kebangkitan PKI itu diketahui berasal dari unggahan akun Twitter @Tukangrosok_.

Akun tersebut mengatakan spanduk tersebut terlihat berada di kawasan Gelora Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tangkap pembuat dan pemasang spanduk ini,” tulisnya.

spanduk berisi rekayasa Panglima TNI yang dikaitkan kebangkitan PKI. [tukangrosok_ / Twitter]

Postingan tersebut lantas mendapatkan banyak komentar dari pengguna Twitter lainnya. Banyak yang menilai bahwa sosok di balik adanya spanduk tersebut harus ditindak lebih lanjut.

“Mereka kepanasan gara2 keputusan jend andika yg perbolehkan keturunan pki masuk sebagai anggota TNI, shg menuduh panglima TNI sebagai antek pki.. aneh..,” ujar akun @dar**ma****.

“Tangkap dan buat jera!! Bangsa ini butuh kedamaian dan bukan hoax!” ungkap akun @Leg******.

Tak hanya di satu tempat. Pengguna Twitter lainnya yakni @Bams27735590 juga mengunggah spanduk lainnya dengan desain yang berbeda terpasang di sebuah lokasi.

Meskipun tulisan dalam spanduk tersebut tidak terlalu jelas, namun bisa diihat foto Andika Perkasa disandingkan dengan logo PKI yakni palu dan arit.

Baca Juga: Eks Kepala BAIS Ke Panglima Andika Perkasa: Batalkan Rencana Keturunan PKI Boleh Daftar TNI

“Inilah akibat kebijakan Panglima TNI, kini PKI bersama panglima sdh berani pasang spanduk dan logonya. Dasar PKI ya PKI,” tulis akun tersebut.

“Kalau BIN punya nyali tangkap dan periksa itu si Andika Perkasa, ada motif apa di balik kebijakan dia memperbolehkan para keturunan/anak ex PKI menjadi TNI. Sadarkah dia mulai muncul saling curiga/pecah di tengah masyarakat. Mau cari dukungan/masa untuk manuver 2024 kah?” ungkap akun @Jo******.

Load More