SuaraSumut.id - Sekolah Dasar Negeri 15, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Aceh, terancam ditutup. Penyebabnya karena sekolah itu kekurangan siswa.
Kepala SDN 15 Simeulu Jufriadi mengaku, saat ini hanya ada 16 orang siswa dari kelas satu hingga enam. Sedangkan jumlah tenaga didik (guru) tercatat 10 orang.
"Ada satu kelas yang sama sekali tidak ada siswanya, yakni kelas tiga," katanya, melansir Antara, Rabu (6/4/2022).
Ia mengatakan, penyebab kurangnya siswa salah satunya karena SD itu lumayan jauh dari perkampungan warga.
Sehingga banyak orang tua siswa menyekolahkan anaknya ke sekolah yang lebih dekat dengan perumahan.
"Kalau sekolahnya memang agak jauh dari keramaian, mungkin itu satu penyebab kekurangan siswa," jelasnya.
Dengan kondisi siswa seperti itu, kata Jufriadi, kemungkinan tutupnya sekolah itu bisa saja terjadi.
"Kemungkinan sekolah tutup bisa saja terjadi, kalau ke depan tidak ada perubahan jumlah siswanya," katanya.
Firmanuddin, Kepala Dinas Pendidikan Simeulue membenarkan terkait kurangnya siswa di SD 15 tersebut. Ia mengaku ada beberapa sekolah lain yang juga kondisinya sama.
Baca Juga: Ganjar Renovasi 6.600 RTLH Dalam 4 Bulan
"Memang benar SDN 15 Teupah Selatan itu, kekurangan murid. Bahkan ada beberapa SD lain di Simeulue, juga mengalami hal serupa," katanya.
Namun demikian, untuk langsung menutup sekolah tersebut belum bisa dilakukan. Sebab, kita harus melakukan analisa terlebih dahulu sebelum melakukan penutupan.
"Kalau di tutup sekolah itu belum bisa lagi, kita akan lakukan secara bertahap nantinya dengan menggabungkan sekolah kecil dengan sekolah besar," tukasnya.
Berita Terkait
-
706 Sekolah Ditutup Karena Kasus Covid-19, Wagub DKI Klaim PTM Berjalan Tanpa Kendala Berarti
-
Bepergian Bareng Keluarga, Siswa SMP di Kota Serang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup Sementara
-
Ada Kasus Positif Covid-19 di Sekolah, Perlukan PTM Dihentikan dan Sekolah Ditutup?
-
Pasca Sekolah Ditutup 14 Hari, PTM 100 Persen di SMKN 35 Jakarta Kembali Digelar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas