SuaraSumut.id - Polisi menemukan 1.500 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di dalam salah satu gudang di Kabupaten Aceh Besar.
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya mengatakan, penemuan ini berawal dari penyelidikan adanya mobil mengisi BBM dengan nomor polisi palsu.
"Mobil dikemudikan MH (30) menggunakan nomor polisi palsu, sehingga menimbulkan kecurigaan petugas," katanya, melansir Antara, Rabu (13/4/2022).
Petugas lalu memeriksa mobil dan menemukan tangki bahan bakar yang sudah dimodifikasi.
"Mobil itu mengangkut BBM subsidi tanpa izin," katanya.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menemukan salah satu gudang yang di dalamnya ada 1.500 liter BBM bersubsidi. BBM itu disimpan dalam tangki fiber.
"Saat ini barang bukti telah diamankan. Petugas juga memeriksa sopir dan pemilik BBM," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
-
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
-
7 Daerah di Indonesia dengan Korban PHK Terbanyak Januari 2026, Sumatera Utara Termasuk?