- Polisi dan tim forensik melakukan ekshumasi makam Steven Arya Sitorus di Toba, Sumatera Utara, pada 13 Juni 2026.
- Keluarga melaporkan dugaan pembunuhan karena menemukan sejumlah luka janggal pada tubuh korban setelah dinyatakan tewas tenggelam.
- Keluarga berharap hasil pemeriksaan forensik dapat mengungkap fakta kematian korban demi mendapatkan keadilan melalui proses hukum kepolisian.
SuaraSumut.id - Pihak kepolisian bersama tim forensik melakukan ekshumasi dengan membongkar makam Steven Arya Sitorus di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Langkah ini diambil setelah keluarga melihat kondisi jenazah, seperti bagian tempurung kepala luka, hidung dan mulut mengeluarkan darah, luka lembam di leher sebelah kiri, lecet di kedua tangan, lebam di punggung dan pergelangan tangan, serta lebam di kedua kaki.
Steven sebelumnya dilaporkan tewas tenggelam di objek wisata Sungai Tangkahan, Kabupaten Langkat, pada Minggu 31 Mei 2026.
"Perjalanan Steven mungkin sudah berakhir. Namun tugas kami adalah memperjuangkan untuk mengungkap fakta sebenarnya melalui hasil pemeriksaan forensik yang telah dilakukan," kata perwakilan keluarga.
Ibu korban, Armina Dewi Siagian, telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib dengan nomor LP/B/103/VI/2026/SPKT/Polsek PD Tualang/Polres Langkat/Polda Sumut.
Kasus yang dilaporkan adalah dugaan tindak pidana pembunuhan di pemandian objek wisata Tangkahan. Laporan disampaikan pada Minggu 7 Juni 2026.
Petugas yang hadir di lokasi menolak memberi keterangan kronologi resmi. Pihak polsek mengarahkan media untuk konfirmasi ke Humas Polres Langkat.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Langkat AKP Jackson Situmorang yang dikonfirmasi mengarahkan ke Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Padang Tualang.
"Coba langsung konfirmasi ke kapolsek atau kanit res Polsek Padang Tualang biar lebih jelas," katanya.
Keluarga berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap fakta di balik kematian Steven serta memastikan keadilan bagi anak mereka.
Berita Terkait
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
-
Taklukkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat