- Polisi menyelidiki kematian mantan istri polisi yang bunuh diri menggunakan senjata api di Medan pada Minggu, 2 Agustus 2026.
- Saksi mendengar korban meminta maaf dari dalam kamar mandi sebelum terdengar suara letusan senjata api pada hari kejadian.
- Hasil autopsi dan laboratorium forensik menunjukkan adanya luka tembak di kepala serta residu tembakan pada tubuh korban.
SuaraSumut.id - Pihak kepolisian mengungkap hasil penyelidikan terkait meninggalnya seorang perempuan yang merupakan mantan istri anggota polisi di Medan.
Korban diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api di dalam kamar mandi rumah pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi utama serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, dan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Pertama adalah saksi dengan inisial IH. Kemudian yang kedua adalah saksi anaknya M, sembilan tahun," katanya, Selasa 4 Agustus 2026.
"Yang persis kedua saksi ini yang berada di dalam satu kamar dengan korban sebelum terjadinya kecelakaan, atau insiden bunuh diri tersebut," tambahnya.
Calvijn menjelaskan, sebelum kejadian, korban bersama kedua saksi berada di dalam kamar. Tak lama kemudian, saksi IH keluar dari kamar. Saat kembali, ia mendapati hanya anak korban yang masih berada di dalam kamar.
Merasa curiga, saksi IH kemudian melihat tas korban dalam keadaan terbuka dan mengetahui terdapat senjata api di dalamnya. Brigadir IH selanjutnya memeriksa kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut.
Menurut Kapolrestabes, saksi IH sempat mengetuk pintu kamar mandi dan berusaha membujuk korban agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya. Anak korban juga ikut mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons.
"Terakhir ada ucapan dari korban, "Maafkan saya". Itu terakhir untuk kedua saksi tersebut," ungkapnya.
"Setelah ucapan itu dari dalam kamar mandi terdengar suara letusan satu kali," sambungnya.
Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama tim Inafis. Dari hasil pemeriksaan ditemukan senjata api di lokasi serta luka tembak pada bagian kepala korban.
Hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik juga menemukan adanya residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara hasil swab terhadap tangan saksi IH tidak menemukan adanya residu tembakan.
Selain itu, masih Calvijn mengatakan, dokter forensik yang melakukan autopsi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam, pada tubuh korban. Luka yang ditemukan hanya luka tembak di bagian kepala.
Kapolrestabes Medan menambahkan, penyidik masih mendalami latar belakang atau motif yang diduga melatarbelakangi peristiwa tersebut, termasuk menelusuri persoalan pribadi maupun keluarga korban.
"Beberapa persoalan internal pribadi dan keluarga," tukasnya.
Berita Terkait
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan
-
Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship
-
Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup
-
Sambil Menjalani Rawat Inap, Taktik Persija Saat Hadapi PSMS Medan Tetap dari Shin Tae-yong
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak
-
Baru Keluar Kamar Mandi Kos, Wanita di Medan Disekap Begal