SuaraSumut.id - Kementerian Kominfo menggelar bimbingan teknis pelaksanaan uji kompetensi jabatan fungsional pranata humas. Bimbingan yang digelar secara hybrid (daring melalui zoom dan luring) Kamis 21 April 2022, diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai eselon.
Direktur Jenderal informasi dan komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong mengatakan, pihaknya senantiasa berupaya untuk menjaga kualitas pembinaannya agar tercermin dalam kualitas pemangku jabatan.
"Agar dapat mengembangkan karir, pranata humas membutuhkan serangkaian pengetahuan keahlian dan kemampuan untuk menunjang pekerjaan sehari-hari. Penilaian angka kredit dan uji kompetensi juga dilakukan sebagai bagian dari pengembangan karir," kata Usman dalam keterangan yang diterima, Jumat (22/4/2022).
Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi dr. Hasyim Gutama mengatakan, partisipasi publik sebagai dampak atau sebagai output dari seorang penata humas itu menjalankan tugas-tugasnya.
"Bagaimana kita meningkatkan partisipasi publik tadi? Kemudian jika digabung dengan dengan indeks lain yaitu indeks terkait, bagaimana akses internetnya. Kemudian pemerataan atau penurunan digital Divide yang di dunia internasional dinamakan index 3 for men. Yang keluar setiap dua tahun sekali hal ini yang menjadi ukuran tolok ukur keberhasilan dalam membina fungsinya pranata humas nantinya seperti itu nanti," kata Hasyim.
Oleh karena itu, ke depannya akan dipisahkan untuk melayani divisi TPID. Pentingnya pemisahan ketrampilan secara spesifik, khusus untuk Pranata Humas ini adalah kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kehumasan. Untuk mempermudah hal itu, Kominfo akan menyiapkan platform untuk informasi publik internasional yang terdiri dari masing-masing Kementerian lembaga.
"Pembinaan kompetensi ini memang sangat unik dan berbeda dengan bagaimana penilaiannya. Karena kompetensi ini bicara bukan akumulatif, misal kalau muda dengan level pertama kira-kira kompetensi apa yang berbeda? Dan level utama kira-kira Apa yang membedakan kompetensi apa yang tidak ada di sebelumnya?," jelas Hasyim.
Pranata Humas Ahli Muda Kementerian Kominfo, Asriani Sri Wahyuni menjelaskan terkait dengan mekanisme uji kompetensi jabatan fungsional pranata humas.
"Uji kompetensi adalah proses pengukuran pengukuran dan penilaian terhadap kompetensi ada tiga teknis manajerial dan sosiokultural dari seorang ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatan. Jadi saat kita ingin duduk di dalam jabatan tertentu, maka perlu di pertimbangkan nih sesuai dengan kompetensinya nanti mana materi Uji Kompetensi ini?," ujarnya.
Akademisi Universitas Bina Nusantara, Lidyawati evelina dalam penyampaian materinya menjelaskan, jabatan fungsional pranata humas mempunyai tugas tanggung jawab wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan pelayanan informasi. Mulai dari perencanaan, pelayanan informasi kemudian pelaksanaan juga berhubungan juga dengan kegiatan internal dan eksternal.
Baca Juga: Telkom Jalin Kerja Sama Telekom Malaysia, Perkuat Bisnis Kabel Bawah Laut
Berita Terkait
-
Kominfo Minta Publik Waspadai Aplikasi Ilegal Pencuri Data Pribadi
-
Kominfo Sorot 11 Aplikasi Salat dan Azan Diduga Curi Data Pengguna
-
Masuk Era Industri 4.0, Kominfo Minta Dunia Pendidikan Dukung Transformasi Digital
-
Kominfo Sebut Indonesia Punya Tantangan Besar Hadapi Misinformasi
-
Strategi Kominfo Cegah Penyebaran Hoaks di Indonesia
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita
-
Perawatan Kulit Sebelum Pernikahan: Kapan Harus Mulai agar Glowing di Hari H?
-
Harga Pangan Hari Ini 26 April 2026: Ayam Rp 31.950 per Kg, Bawang Merah Segini
-
Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba
-
Stok Beras di Bulog Meulaboh Capai 5 Ton