SuaraSumut.id - Harga daging ayam dan daging sapi yang masih tinggi membuat pedagang bakso di Medan menjerit.
Pedagang bakso bernama Ima (45) mengatakan, harga daging ayam mencapai Rp 42 ribu per kilogram dan daging sapi Rp 130 ribu per kilogram, berdampak kepada kenaikan biaya pembuatan bakso.
"Duh peninglah, harga daging ayam dan sapi masih mahal, belum normal," katanya kepada SuaraSumut.id, Kamis (12/5/2022).
Ima mengaku belum ada siasat khusus untuk mengatasi dari dampak kenaikan harga daging ayam dan sapi.
"Harga masih sama, tidak naik, begitu juga dengan kualitas bakso kami tidak ada yang dikurangi, masih tetap kami utamakan kualitas," katanya.
"Terkait dengan kenaikan harga ayam dan daging sapi kami masih bertahan," sambung Ima.
Ia berharap agar kiranya pemerintah dapat menurunkan harga daging ayam dan sapi.
"Kalau bisa dinormalkan kembali (harga ayam dan daging), sekarang lagi sulit memang, mana anak sekolah juga mau masuk sekolah," tukasnya.
Hal senada juga disampaikan Gunawan alias Igun, pedagang bakso kojek di Jalan Pasar 8, Deli Serdang.
Baca Juga: 7 Mantan Trainee SM Entertainment, Sekarang Debut di Agensi Lain!
"Kenaikan harga daging ayam dan sapi sangat berdampak, kami rasakan," ujarnya.
Igun mengatakan, situasi pedagang bakso juga semakin terjepit ketika harga tepung terigu juga mengalami kenaikan.
"Harga tepung juga naik menjadi Rp 22 ribu per kilo dari sebelumnya Rp 18 ribu," ungkapnya.
Saat ini dirinya hanya bisa bertahan sembari berharap agar harga daging ayam, sapi dan lainnya mengalami penurunan.
"Kami sangat berharap pemerintah bisa kembali menurunkan harga ini. Kenaikan ini berdampak besar sama kita, bertambah modal, harusnya sehari bisa untung Rp 100 ribu, ini menurunlah keuntungan jadinya sampai 40 persen," ujarnya.
"Mau dikurangi kualitas rasa nanti lari pelanggan. Harga bakso juga gaklah kami naikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami