SuaraSumut.id - Satpol PP menyegel dua alat berat berupa beko pada proyek pengurukan lahan di Desa Sukabakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi mengatakan, berdasarkan laporan warga pengurukan ini menyebabkan jalan menjadi licin, dan ini sangat membahayakan masyarakat.
"Jadi kita tutup (aktivitas) pengurukan tanah ini dan kita segel alat beratnya," katanya melansir Antara, Jumat (3/6/2022).
Penindakan yang dilakukan merupakan langkah tegas pemerintah dalam menindak para pelaku usaha yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Kita segel sementara sampai proses pemeriksaan selesai. Bila mana (penanggung jawab pengurukan tanah) tidak punya izin, kami akan beri sanksi tegas," katanya.
Tindakan yang dilakukan merupakan buntut dari aksi protes warga yang merasa terganggu adanya aktifitas pengurukan lahan tersebut.
"Adanya proyek ini, juga dikeluhkan warga karena aktifitas tersebut membuat jalanan menjadi licin sehingga dapat menimbulkan kecelakaan," ujarnya.
Dirinya mengimbau para pengusaha maupun pemilik proyek pengurukan tanah agar memenuhi aturan yang berlaku dan diharapkan untuk melengkapi standar proyek pembangunan dengan tidak mencemari lingkungan sekitar.
"Untuk masyarakat jika menemukan hal yang mengganggu dan meresahkan ketertiban umum segera laporkan kepada kami," tukasnya.
Baca Juga: WSBP Komitmen Kembangkan Bisnis Sesuai Prinsip ESG
Berita Terkait
-
Lepas Ketergantungan Impor Gandum, Presiden Ingin Tambah Lahan Tanam Sorgum di NTT
-
Kawasan KEK Mandalika Masih Sisakan Kasus Sengketa Lahan
-
Lahan SMKN 7 Tangsel Diduga Berstatus Sengketa Saat Proses Pembelian
-
Terlibat Kasus Mafia Tanah, Seorang Kades di Bintan Jadi Buronan Polisi: Palsukan Surat Lahan 48 Ha
-
Setengah Hektar Lahan di Bontang Lestari Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar oleh Oknum
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya