SuaraSumut.id - Seorang pria di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, ditangkap polisi karena menggelapkan uang temannya untuk membeli handphone.
Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Muhammad Rizal mengatakan, pelaku berinisial FJ (30) menggelapkan uang milik Aris Maulana.
"Uang itu berjumlah Rp 5 juta," kata Aris melansir Antara, Senin (13/6/2022).
Peristiwa bermula saat korban menjual Iphone 11 miliknya ke salah satu toko ponsel Rp 5,3 juta pada Selasa 7 Juni 2022.
Pemilik toko yang tidak memiliki uang cash lalu membuat kesepakatan hanya membayar cash Rp 300 ribu dan sisanya akan ditransfer.
"Korban tidak memiliki nomor rekening sehingga menawarkan nomor rekening milik pelaku," ujarnya.
Rizal mengatakan, setelah proses transaksi dilakukan pemilik toko, FJ mengaku uang Rp 5 juta belum ditransfer.
Untuk memastikan hal itu, keesokan harinya korban mendatangi toko ponsel itu. Menurut keterangan uang itu telah ditransfer ke rekening FJ sesuai permintaan sebelumnya.
Pada Sabtu 11 Juni 2022 korban menemui pelaku untuk menanyakan uangnya. Namun pelaku mengatakan uang itu telah habis untuk membeli handphone.
Baca Juga: Mulai Tunaikan Umrah Wajib, Ratusan Jemaah Haji Indonesia Padati Area Tawaf
Sebelumnya, pihak Polsek Muara Tiga telah berupaya menyelesaikan masalah antara korban dan pelaku melalui restorative justice, namun tidak mencapai kesepakatan. Korban yang merasa dirugikan dan menginginkan diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Saat ini satu unit HP dan buku rekening beserta kartu ATM telah di amankan. Pelaku dijerat pasal 372 Jo Pasal 378 KUHP," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Kredit Macet PT Titan Diduga Terindikasi Penggelapan, KNPI Minta Kejagung Turun Tangan
-
Krisna Mukti Buat Laporan Balik Terkait Tudingan Penggelapan Uang Arisan Rp724 Juta
-
Tak Terima Dituding Melakukan Penggelapan Uang Arisan, Krisna Mukti Lapor Balik
-
Krisna Mukti Bakal Diperiksa Polisi atas Kasus Dugaan Penggelapan Duit Arisan
-
Tessa Mariska Klaim Kantongi Bukti Kasus Dugaan Penggelapan Krisna Mukti
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap