SuaraSumut.id - Sebanyak 1.276 dari 21.618 balita di Lhokseumawe, Aceh mengalami kekerdilan atau stunting. Angka tersebut masih mungkin bertambah jika jumlah sasaran atau 21.618 balita diperiksa semuanya.
Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Asnawi, melansir Antara, Kamis (16/6/2022).
"Sampai saat ini kami mencatat 21.618 balita atau 5,9 persen dari 21.618 balita di Lhokseumawe alami kekerdilan. Kami berupaya meningkatkan pencegahannya," kata Asnawi.
Asnawi mengatakan, jumlah balita yang telah diperiksa sebanyak 13.979 balita.
"Balita yang sudah diperiksa sebanyak 13.979 orang atau 64,66 persen. Pandemi Covid-19 menjadi penyebab banyak balita yang belum diperiksa," kata Asnawi.
Pihaknya akan terus bekerja keras menurun angka kekerdilan tersebut. Di antaranya dengan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir.
Kemudian meningkatkan kesehatan bagi anak balita periode 1.000 hari setelah kelahiran. Dengan program-program tersebut diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Aceh Utara, kata Asnawi.
"Penanganan kekederlian atau stunting ini juga melibatkan semua satuan kerja perangkat daerah serta semua pihak terkait lainnya," kata Asnawi menyebutkan.
Pihaknya juga melakukan beberapa aksi dan strategi penanganan untuk menurunkan angka kekerdilan, di antaranya pembinaan sumber daya manusia dan sistem manajemen data.
Baca Juga: Profil Pablo Torre, Wonderkid Anyar Barcelona Titisan Andres Iniesta
"Kami juga rutin menyosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya penanganan stunting, sehingga dengan begitu angka kekerdilan dapat diturunkan," kata Asnawi.
Berita Terkait
-
Konsumsi Protein Hewani Rendah, Risiko Stunting Pada Anak Meningkat
-
Dukung Program Penanggulangan Stunting, Pertamina EP Adakan Penyuluhan
-
Apresiasi Karya Jurnalistik Diharapkan dapat Jadi Cara Mengedukasi Masyarakat Mengenai Stunting
-
Untuk Cegah Stunting, Penting Perhatikan Kesehatan Remaja Perempuan
-
Soal Kasus Stunting di Seyegan, Puskesmas: Terjadi Penurunan 3 Persen di 2021
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
-
Transaksi Pakai Bitcoin, Jaringan Vape Narkoba 'Labubu' Asal Singapura Digulung di Medan