SuaraSumut.id - Polda Sumut masih menemukan adanya pelanggaran pada Operasi Patuh Toba 2022 yang masih berlangsung.
Berdasarkan data tercatat ada 48 pelanggaran melalui sistem ETLE Stastis dan 1.139 teguran terhadap pengendara motor maupun pengemudi mobil.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, personel terus dilibatkan untuk mengatur arus lalu lintas guna mengurai kemacetan selama digelarnya Operasi Patuh Toba 2022.
"Personel juga memberikan tindakan dengan memberikan edukasi dan peneguran tilang kepada masyarakat," kata Hadi, kepada wartawan, Kamis (16/6/2022).
Baca Juga: Urutan Mutasi Varian Virus Corona Mewabah di Indonesia, Delta hingga Kappa
Pihaknya berharap masyarakat lebih disiplin dan tertib dalam mematuhi peraturan lalu lintas.
"Kami harap masyarakat lebih tertib dan disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas karena ini demi keselamatan kita bersama," kata Hadi.
Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, Operasi Patuh Toba 2022 ini bertujuan untuk meningkatkan tertib berlalu lintas dan menyelamatkan anak bangsa.
Panca mengaku ada empat point penting dalam kegiatan ini. Pertama, menekan angka pelanggaran lalu lintas, kedua menekan angka kecelakaan.
"Ketiga menekan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas dan keempat meningkatkan disiplin masyarakat tertib berlalu lintas," kata Panca Putra.
Baca Juga: Satu Ekor Kambing Bisa Untuk Kurban Berapa Orang? Ini Aturannya
Panca berharap para personel benar-benar menjalankan tugasnya dan agar empat point penting yang disampaikan dapat terlaksana dengan baik.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Darmawan Irianto mengatakan, sebanyak 1.567 personel dikerahkan dalam Operasi Patuh Toba 2022 ini.
"Operasi Patuh Toba 2022 melibatkan personel Polda Sumut, TNI, Satpol PP dan Dishub," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kebijakan One Way Nasional akan Diterapkan di Puncak Arus Balik Besok
-
Antisipasi Macet Parah! Korlantas Polri Tambah Personel di Titik Rawan Arus Balik Lebaran 2025
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Pakar Sebut Penurunan Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Disebabkan Efisiensi Anggaran
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya